273 Mahasiswa Komunikasi dan Administrasi Negara STISIP Diwisuda

Kota Bima, Kahaba.- 273 mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dan Administrasi Negara STISIP Mbojo Bima diwisuda, di Aula kampus setempat, Rabu (31/8). Wisuda angkatan ke-XXXVI tersebut turut dihadiri oleh orang tua, keluarga dan kerabat wisudawan dan wisudawati.

Proses wisuda mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi pertama STISIP Mbojo Bima. Foto: Deno

Proses wisuda mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi pertama STISIP Mbojo Bima. Foto: Deno

Ketua Yayasan STISIP Mbojo Bima H. Mukhtar Yasin dalam sambutannya mengatakan, wisuda bagi setiap perguruan tinggi merupakan seremoni yang menandai berakhirnya sebuah proses pendidikan, sekaligus merupakan indikator berlangsungnya aktivitas akademik dengan baik. Dengan demikian, sesungguhnya wisuda merupakan sebuah bentuk pertanggungjawaban penyelenggara kepada masyarakat dan pemerintah.

Sementara bagi para wisudawan, meskipun wisuda menjadi tanda berakhirnya proses belajar secara akademik, namun pada hakekatnya justru menjadi awal untuk memasuki kehidupan nyata yang penuh tantangan dan romantika yang memerlukan upaya untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar diluar konteks akademik.

“Untuk itulah, pada kesempatan yang baik ini, saya selaku ketua Yayasan menyampaikan selamat, sekaligus ingin mengingatkan bahwa janganlah pernah berhenti untuk terus mengembangkan diri di dunia nyata,” ujarnya.

Mukhtar juga mengajak untuk memaknai wisuda bukan hanya sebagai seremonial belaka, tetapi sebagai pertanda keberhasilan seseorang dalam meraih gelar akademik. Terlebih penting lagi wisuda ini harus menjadi momentum keberhasilan yang diperoleh para wisudawan wisudawati ini, sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan selanjutnya.

Karena itu hendaknya disadari, keberhasilan yang dirayakan pada hari ini, tidak lain adalah awal dari perjalanan panjang dalam mengarungi lautan karir ke depan yang sarat dengan tantangan.

Wisuda STISIP Mbojo Bima. Foto: Deno

Wisuda STISIP Mbojo Bima. Foto: Deno

“Setelah meninggalkan dunia akademik, kalian akan memasuki kehidupan bermasyarakat yang jauh lebih luas, sekaligus akan menghadapi tantangan yang semakin berat,” katanya.

Menghadapi tantangan, menurutnya, tidak boleh hanya mengandalkan pada ijazah belaka, tapi kompetensi dari perolehan ijazah tersebut harus terus dikembangkan melalui peningkatkan kemampuan dan ketrampilan diri secara lebih kreatif dan inovatif sebagaimana tuntutan kebutuhan dunia kerja, termasuk di dalamnya penguasaan informasi dan kemampuan berorganisasi.

Dunia kerja yang akan dihadapi di lapangan nanti adalah dunia yang penuh dengan tantangan dan persaingan yang demikian ketat, sehingga almuni dituntut untuk berjuang dengan keras dan cerdas agar bertahan dalam persaingan tersebut.

“Jangan berhenti untuk terus berjuang menghadapi semua tantangan itu. Kami percaya kalian semua dapat selalu meraih kesuksesan dalam mengejar karier dan cita?cita, asalkan kalian juga harus memiliki kesiapan-kesiapan yang prima guna meraihnya,” tuturnya memberi semangat.

Wisuda 273 mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi STISIP Mbojo Bima. Foto: Bin

Wisuda 273 mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi STISIP Mbojo Bima. Foto: Bin

Salah satu wisudawan saat memberikan sambutan mengaku bangga bisa kuliah di STISIP Mbojo Bima. mewakili wisudawan, dirinya mengucapkan selamat atas semua capaian prestasi STISIP Mbojo Bima dalam dua tahun terakhir ini, terutama tiga capaian prestasi besar, pertama atas semangat baru STISIP Mbojo Bima yang bersiap menjadi perguruan tinggi dengan reputasi nasional dengan akreditasi institusi B satu-satunya di pulau Sumbawa. Kedua, selamat atas capaian dosen-dosen dan mahasisiwa STISIP Mbojo Bima dalam memenangkan kompetisi hibah penelitian dan pengabdian masyarakat yang belum mampu tersaingi oleh perguruan tinggi lain di Bima.

“Atas capaian itu kami para alumni ikut berbangga dan bersyukur kehadirat Allah SWT. Kami merasa percaya diri dan yakin STISIP Mbojo Bima bisa menjadi perguruan tinggi terbaik di wilayah timur sesuai dengan visi,” katanya.

Dirinya pun menaruh harap kepada STISIP Mbojo Bima, agar kampus tersebut terus melanjutkan dan mempertahankan segala hal positif yang sudah dicapai dan selalu berbenah terhadap kekurangan yang dimiliki. Salah satu hal positif yang dicapai STISIP Mbojo Bima saat ini adalah kampus terus berbenah melengkapi fasilitas sarana dan prasarananya, sebagai contoh adalah pembangunan gedung BEM, UKM, HMP serta rencana pembangunan gedung rektorat terpadu.

Harapan kami, perpustakaan STISIP Mbojo Bima seyogyanya layak mendapat perhatian khusus. Perpustakaan STISIP Mbojo Bima diharapkan bisa dibangun dengan baik dan dilengkapi bukan hanya dengan segala jenis buku-buku terbaru dan berkualitas, namun juga dilengkapi dengan fasilitas E-book, E-learning dan akses internet tercanggih. Sehingga nantinya  bisa menjadi pusat belajar mahasiswa dan masyarakat.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *