Tinjau Pelabuhan, Menko Maritim Hadir di Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dijadwalkan tiba di Kota Bima, untuk meninjau Pelabuhan Bima. Luhut rencananya hadir di Kota Bima Selasa tanggal 25 Oktober 2016.

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin. Foto: Eric

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin. Foto: Eric

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin mengatakan, dirinya mendapat kabar tersebut setelah dihubungi Sekretaris Menko Maritim sekitar pukul 17.00 Wita, mengabarkan kunjungan Menko Maritim ke Provinsi NTB. Salah satunya di Kota Bima.

“Pak Luhut datang dengan agenda melihat Pelabuhan Bima hari Selasa tanggal 25 Oktober,” ujar Ryan, begitu pemuda itu biasa disapa, Jumat (21/10).

Kata Ryan, Menko Maritim akan hadir bersma Deputi III Maritim Ridwan Djamaludin, DPR RI Zulkieflimansyah dan sejumlah tenaga ahli menteri.

Sebelum dijadwalkan tiba di Kota Bima, sambungnya, pada tanggal 24 Oktober Menko Maritim akan tiba di Sumbawa, menuju Batu Hijau Newmonth, kemudian meninjau Pelabuhan Sumbawa. Setelah itu terbang ke Kota Bima.

“Rombongan menteri dari Sumbawa ke Kota Bima menggunakan pesawat pribadi,” katanya kepada Kahaba.

Saat mengunjungi Pelabuhan Bima, kata Ryan, Menko Maritim juga akan menerima paparan dari Pelindo III mengenai pengembangan Pelabuhan Bima. Dilanjutkan dengan pengarahan oleh Menko Maritim dan diskusi dengan Walikota Bima, Bupati Bima dan Dompu.

“Pak Menteri pada hari itu juga sekitar pukulo 13.00 Wita kembali ke Jakarta,” ucapnya.

Ryan menambahkan, kunjungan Menko Maritim ke Kota Bima, tidak lepas dari upaya Walikota Bima. Dulu, Walikota Bima pernah bertemu dengan Luhut Pandjaitan dan memaparkan tentang kondisi Pelabuhan Bima.

“Kita berharap semoga kedatangan Pak Menteri ini mendapat perubahan untuk Pelabuhan Bima dan daerah,” harapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *