Seharin Hujan, Bawang Merah Terancam Rusak

Kabupaten Bima, Kahaba.- Hujan seharian Minggu (4/12) membuat para petani bawang merah khawatir. Bagaimana tidak, setelah mereka menyiram, praktis disusul hujan lebat.

Warga Sampungu saat panen bawang merah. Foto: Noval

Warga Sampungu saat panen bawang merah. Foto: Noval

“Kemarin malam bawang saya siram. Tapi paginya hujan lebat seharian mengguyur,” ungkap Ilham petani asal Sampungu, Minggu (4/12).

Tentu kata Ilham, petani khawatir karena bawang yang baru berumur belasan hari itu terus menerus diguyur hujan.

“Kalau dua hari diguyur hujan tanpa henti, bawang pasti rusak,” katanya.

Dia berharap, malam ini hujan tidak lagi mengguyur tanaman bawang merah di desanya.

“Kami lebih takut bawang diguyur hujan berhari-hari, daripada hama ulat. Semoga saja hujan reda dan tidak datang sampai dua hari kedepan,” harapnya.

*Kahaba-02

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *