Lantaran Keringat Pol PP, Alasan Camat Bolo Soal Terbuka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Penundaan seleksi Kaur Desa Leu ditengarai karena ada temuan segel dokumen soal dalam kondisi terbuka saat sampai di lokasi tes. Camat Bolo, Mardianah mengaku kondisi itu terjadi bukan karena adanya unsur kesengajaan dari pihak panitia, tetapi karena adanya faktor X. (Baca. Dokumen Soal Terbuka, Tes Kaur Desa Leu Ditunda)

13 peserta seleksi Kaur dan Sekdes Desa Leu dikarantina di Musholla. Foto: Yadien

Kata dia, saat paket soal diserahkan kepada panitia desa dihadapan peserta, segel soal tersebut dalam keadaan terbuka karena terkena keringat Pol PP yang membawanya hingga ke lokasi tes.

“Naskah soal terbuka lantaran kena keringat Pol PP,” ujar Camat Bolo kepada media ini di lokasi tes.

Berdasarkan kesepakatan awal dengan seluruh panitia desa lanjut dia, tes perangkat desa sedianya akan dilaksanakan secara serentak pada Pukul 13.00 Wita. Namun akibat adanya kendala itu, khusus peserta tes perangkat desa untuk Kasi Pembangunan Desa Leu terpaksa diundur dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Lantaran terbukanya dokumen naskah soal tersebut ujiannya ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan,” jelasnya.

Sebanyak 13 peserta tes Kaur terang Camat, tidak menerima soal tersebut dan mereka meminta agar soal tersebut dikocok secara tidak beraturan. Masukan dari perserta pun diterima, saat itu juga panitia dan peserta sepakat untuk menunda pelaksanaan tes sambil menunggu berita acara kesepakatan antara pihak panitia dan peserta.

“Panitia dan peserta sudah sepakat menunda,” kata Camat Bolo menambahkan.

*Kahaba-C10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *