Dinas PU Data Kerusakan Akibat Banjir di Desa Tambe

Kabupaten Bima, Kahaba.-  Dinas PU Kabupaten Bima melalui Kabid Irigasi didampingi unsur Pemerintah Desa Tambe mendata kerusakan infrastruktur akibat banjir Desa Tambe Kecamatan Bolo, Rabu (7/3).

Pendataan akibat kerusakan banjir di Desa Tambe. Foto: Yadien

Ketua BPD Tambe Muhtar AR mengatakan, kerusakan akibat banjir tersebut terdapat di 3 titik. Diantaranya di RT 04, 05 dan 03 dengan jumlah kerusakan yang berbeda beda. Di RT 04 tanggul sepanjang 40 meter dan masing masing RT 05 dan 03 panjangnya 15 meter.

“Titik yang rusak itu tanggul sungai Sori Lante yang jebol, sekaligus sumber masuknya air ke permukiman penduduk,” ujarnya.

Kata Muhtar, pihak PU berjanji secepatnya akan menyampaikan hasil pendataan tersebut ke pimpinannya untuk diprioritaskan sesuai janji Bupati Bima, saat bertatap muka dengan pihak Pemdes pasca banjir kemarin.

“Mereka berjanji akan segera memperbaiki tanggul jebol, agar banjir tidak masuk ke pemumiman warga lagi,” katanya.

Sesuai kondisi kerusakan, ketiga titik tersebut akan dilakukan penanganan yang berbeda-beda. Yakni kerusakan di RT 04 akan dilakukan bronjonisasi. Sedangkan di RT 02 dan 05 hanya dibangun kembali tanggul seperti yang sudah ada saat ini.

“Mereka berjanji secepatnya akan melaksanakan perbaikan Infrastruktur ini,” ungkapnya.

Kaur Pemerintahan Desa Tambe, Syahrir membenarkan adanya pengecekan yang dilakukan pihak PU. Selain itu, mereka juga melihat kondisi sungai desa setempat memang perlu dilakukan normalisasi.

“Sebab kondisinya sudah terlalu dangkal sehingga memudahkan luapan air menyerang perkampungan,” katanya.

Dirinya berharap, pendataan yang dilakukan PU saat ini bisa segera dikerjakan. Agar warga yang hidup di bantaran sungai Sori Lante tidak lagi cemas saat hujan datang.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *