Kades Kananga Dianiaya Oknum Anggota TNI

Kabupaten Bima, Kahaba.- Penganiayaan dilakukan oknum anggota TNI Lettu UM terhadap Kepala Desa Kananga Kecamatan Bolo Muhammad Nur di Kantor Koramil Bolo, Selasa (12/6) sekitar pukul 09.00 Wita.

Wajah Kepala Desa Kananga Muhammad Nur berdarah setelah dianiaya oknum anggota TNI. Foto: Yadien

Kepala Desa Kananga Muhammad Nur yang ditemui di RSUD Sondosia menceritakan, awalnya ia  diundang Danramil Bolo ke kantornya, untuk membicarakan masalah jual beli rumah yang dilakukan oleh orang tua pelaku sekitar setahun yang lalu.

Usai memberikan penjelasan terkait penjualan rumah yang dimaksud, pelaku lalu bangun dari tempat duduknya lalu dengan tiba-tiba memukul Kades.

“Saya kira dia mau datang memeluk saya, ternyata saya dipukul,” katanya.

Nur mengaku, ia dipukul sebanyak 4 kali. Namun, yang tepat mengenai mukanya hanya 1 kali. Sementara 3 kalinya mampu ia tangkis dengan mengunakan tangan.

“Akibatnya hidung saya berdarah. Semoga saja tidak patah,” harapnya.

Sesaat setelah kejadian, Muhammad lalu mendatangi Kantor Polsek Bolo untuk melaporkan penganiayaan yang dialaminya.

Kades menceritakan, sekitar setahun yang lalu orang tua pelaku menjual rumah kepada Hj Mariamah, yang juga warga Desa Kanangan dengan harga Rp 230 juta. Waktu itu, dirinya menandatangani surat jual beli rumah. Setelah memeriksa surat jual beli dengan surat kepemilikan rumah yang dijual merupakan nama yang sama yaitu HM  Ali.

“Yang jual dengan nama dalam surat kepemilikan rumah yaitu HM Ali, makanya saya tanda tangan mengetahui,” urainya.

Namun kata Kades, pelaku keberatan lantaran di dalam surat jual beli tidak tertera namanya sebagai orang yang ikut menjual rumah tersebut dan hendak memperkarakanya.

Kapolsek Bolo, AKP Muhtar HI membenarkan adanya laporan Kades Kananga Muhammad Nur. Laporan dimasukan hari ini, Selasa (12/6) dengan laporan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI di kantor Koramil Bolo.

“Setelah mendapat laporan, korban lalu kami arahkan untuk divisum,” ujarnya.

Namun kata Kapolsek, mengingat kasus tersebut melibatkan anggota TNI, maka pihaknya tidak bisa menanganinya dan harus ditangani langsung oleh POM Bima.

“Tadi kami sudah lakukan koordinasi dan mengarahkan korban untuk laporkan ke POM Bima,” katanya.

Danramil Bolo Kapten Inf M Khaerullah membenarkan adanya insiden penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI terhadap Kades Kananga di kantor Koramil Bolo.

“Oknum angota TNI tersebut bertugas di Irian Jaya,” katannya.

Kata Danramil, sebelumnya ia mengundang Kades Kananga untuk membicarakan masalah jual beli rumah yang dilakukan oleh orang tua pelaku sekitar setahun yang lalu denga pelaku di kantor Koramil Bolo.

“Saya berusaha memediasi agar mendapatkan  solusi terbaik,” ungkapnya.

Namun, Danramil mengaku kaget melihat pelaku memukul Kades Kananga sehingga membuatnya berdarah.

“Saya sempat melerai dan mendorong pelaku agar tidak memukuli Kades Kananga lagi,” tutupnya.

Sementara itu, pelaku masih belum bisa dikonfirmasi hingga sekarang.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *