Ditolak di Bima, Bakhtiar Dimakamkan di Jakarta

Kota Bima, Kahaba.- Karena merebaknya pro dan kontra warga masyarakat desa Timu terkait pemakaman Bakhtiar, terduga teroris yang tewas dalam penggerebekan Densus 88, pihak keluarga akhirnya merelakan pemakaman tersebut tidak dilaksanakan di desa kelahiran Almarhum. Hari ini mereka bertolak menuju Jakarta untuk menghadiri rencana pemakaman tersebut.

Ilustrasi

Ilustrasi

Seperti yang disampaikan perwakilan keluarga Bakhtiar, Firmansyah kepada Kahaba mengaku, pihak keluarga telah mencapai kesepakatan untuk mengebumikan jasad Bakhtiar di Jakarta. Karenanya, hari ini (23/1/2013) keluarga yang terdiri dari istri, anak yang baru berusia 10 bulan, kakak kandung, dan ibu kandung Bakhtiar yang ditemani oleh dirinya akan mengunjungi Mabes Polri dalam rangka mengurus prosesi pemakaman jenazah.

Keputusan memindahkan lokasi penguburan itu jauh dari kampung halaman bukan tanpa alasan. Firman mengatakan, kendati banyak warga masyarakat yang tidak mempermasalahkan pemakaman Bakhtiar di Desa Timu, namun penolakan dari warga lainnya akan membuat polemik rencana penguburan ini menjadi berkepanjangan. Mengingat jenazah Bakhtiar yang sudah lebih dari 17 hari tersimpan di Jakarta, maka keluarga mengiklaskan jenazah tersebut dikuburkan di ibukota negara itu.

“Karena penolakan warga, keluarga sebenarnya sudah menemukan lokasi lain yakni Desa Panda Kecamatan Woha. Tapi mengingat jenazah terlalu lama disemayamkan, keluarga sudah ikhlas dikubur di Jakarta,” jelasnya.

Lanjutnya, terdapat dua keinginan pihak keluarga yang ingin disampaikan ke Mabes Polri. Yang pertama, setiba di Jakarta keluarga meminta untuk jenazah segera dimakamkan. Keinginan kedua, pihak keluarga ingin melihat Bakhtiar secara utuh sebelum jasadnya ditempatkan dalam lianglahat. “Kami kira ini bukan permintaan yang berlebihan. Seandainya itu ditolak, kami memiliki alasan. Jasad Bakhtiar itu bukan milik Negara, milik Kapolri, tetapi milik pihak keluarga,” tegasnya.

Ditanya kepastian pemakaman, Ia membeberkan, hingga kini pihak keluarga belum mengetahuinya. Namun dari Mabes Polri mengisyaratkan akan ada pemberitahuan lebih lanjut baik waktu maupun tempatnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *