Disnaker Dompu Kewalahan Pantau Keberangkatan TKI Ilegal

Kabupaten Dompu, Kahaba.- Kabupaten Dompu merupakan salah satu daerah penyumbang TKI terbesar di NTB. Namun, hingga kini aktivitas calo TKI illegal pun sangat meresahkan.

Ilustrasi

Menurut Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Dompu M Nursalam, pihaknya kewalahan memantau pemberangkatan TKI illegal di wilayah ini. Selain karena calonya terorganisir dengan baik, juga terkendala belum adanya petugas pengantar tenaga kerja. Sehingga sulit mendeteksi keberangkatan mereka yang banyak memanfaatkan visa pelancong tersebut.

“Kewalahan kita ini memang karena di Dompu belum ada petugas pengantar tenaga kerja,” katanya, Jumat (9/11).

Kata dia, karena kendala itu juga, informasi TKI yang berangkat illegal baru diperoleh setelah mereka ditemukan bermasalah. Apakah itu dianiaya oleh majikan hingga pulang dalam keadaan tak bernyawa atau tidak pernah mendapat gaji selama bekerja.

Parahnya sambung Nursalam, meski sudah banyak pengalaman buruk yang dialami TKI-TKI asal Dompu di luar negeri, namun tidak menyurutkan tekad masyarakat untuk tetap berangkat non prosedural.

Iming-iming gaji yang tinggi di tengah desakan ekonomi keluarga, serta minimnya pengatahuan disinyalir pemicu tetap tingginya minat masyarakat untuk menempuh jalur tersebut.

“Sosialisasi tetap kita lakukan, tetapi masyarakat yang awam kan masih belum mengerti, datang calo menawarkan pekerjaan dengan tawaran gaji tinggi, sehingga mau-mau saja mereka meskipun itu illegal,” jelasnya.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *