Kabar Kota Bima

Bagan Masuk Teluk Bima, Hasil Melaut Nelayan Tanjung Merosot

938
×

Bagan Masuk Teluk Bima, Hasil Melaut Nelayan Tanjung Merosot

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Kehadiran banyak kapal bagan di Teluk Bima menuai keluhan dari nelayan lokal. Sejak masuknya kapal-kapal tersebut, hasil tangkapan nelayan kecil di Kota Bima mengalami penurunan drastis.

Bagan Masuk Teluk Bima, Hasil Melaut Nelayan Tanjung Merosot - Kabar Harian Bima
Kapal Bagan: Google

Buhari Saputra, seorang nelayan dari Kelurahan Tanjung mengungkapkan, kapal-kapal bagan tersebut berasal dari luar Kota Bima.

Bagan Masuk Teluk Bima, Hasil Melaut Nelayan Tanjung Merosot - Kabar Harian Bima

Kapal bagan diketahui menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, mengambil semua jenis dan ukuran ikan tanpa pandang bulu. Situasi ini semakin parah setiap musim ikan layur dan udang, ketika Teluk Bima ada banyak kapal bagan tersebut.

“Sebelum ada kapal bagan, kami bisa mendapatkan tangkapan sampai 15 kg setiap kali melaut. Namun, sejak belasan kapal bagan beroperasi, kami hanya bisa membawa pulang sekitar 5 kg, bahkan seringkali pulang dengan tangan kosong,” ungkap Buhari, Senin 20 Mei 2024.

Diakuinya, penurunan hasil tangkapan ini menyebabkan nelayan kehilangan penghasilan, karena ikan yang didapat tidak mampu menutupi biaya operasional. Kondisi ini membuat para nelayan semakin terpuruk.

Sebelumnya sambung Buhari, telah ada kesepakatan dengan instansi terkait untuk membatasi wilayah penangkapan kapal bagan agar tidak memasuki Teluk Bima. Namun, penerapan aturan ini tampaknya belum efektif.

“Kami para nelayan berharap agar pihak terkait segera mengambil tindakan untuk mengatur dan mengawasi operasi kapal bagan di wilayah Teluk Bima, demi keberlangsungan mata pencaharian kami,” harapnya.

*Kahaba-01