Sempat Mati Suri, Ernawati Kembali Berjuang Lawan Penyakit

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ernawati (22) Warga Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, dikabarkan meninggal dunia pada hari Senin Pukul 17.50 Wita, di ruang rawat inap Zaitun RSUD Bima. Yang mengagetkan, setelah 10 menit meninggal dunia, perempuan  yang mengalami penyakit Lambung karena kesalahan diagnosa dokter itu hidup kembali. (Baca. Salah Diagnosa, Ernawati Terbaring Lemas)

Ernawati terbaring lemah di RSUD Bima. Foto: Noval

Ernawati terbaring lemah di RSUD Bima. Foto: Noval

Galang Gautama, dalam akun Facebooknya menuliskan tentang kematian Ernawati dan menyampaikan ucapan belasungkawa. “Innalillahi wa’innaillahiroji’un….. selamat jalan adik sepupuku yang cantik, semoga kau diterima disisinya amin….. surga terindah menantimu disana ERNAWATI…… MENINGGAL  HARI SENIN JAM 17.50… RSUD KAB. BIMA….”. tulis Galang.

Galang yang diketahui sepupu Ernawati saat dihubungi via telepon, membenarkan jika Ernawati meninggal dunia sore tadi. (Baca. Bupati Bima Jenguk Ernawati di RSUD Bima)

”Tapi sekitar 10 Menit meninggal dan mau ditutup jasadnya, Erna hidup lagi,” ungkapnya Senin (18/7) malam.

Kata dia, kabar meninggalnya membuat semua keluarga dan kerabat kaget. Hingga, semuanya berbondong-bondong datang ke RSUD Bima.

Status Galang di FB

Status Galang di FB

”Keluarga lebih kaget lagi, ketika melihat Erna hidup kembali. Tapi kami sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena memberikan kesempatan Erna untuk hidup,”katanya.

Saat ini, kondisi Erna masih lemas disebabkan penyakit yang diderita dan masih terus berjuang melawan penyakit yang diderita.

”Semoga Erna cepat diberi ksembuhan,” harap Galang.

*Noval

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *