FKPKBM Bimtek Peningkatan Mutu Pendidik dan Penyelenggara Pendidikan Kesetaraan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKPKBM) Kabupaten Bima menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Mutu Pendidik dan Penyelenggara Program Pendidikan Kesataraan Paket A, B dan C atau disebut tutor, Sabtu (12/1) di aula SMPN 6 Bima.

Wakil Bupati Bima didampingi Kabid PNFI dan pengurus FKPKBM saat Bimtek Peningkatan Mutu Pendidik dan Penyelenggara Pendidikan Kesetaraan. Foto: Ist

Acara yang akan berlangsung selama 2 hari tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer.

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, Chairunnas dalam sambutanya mengatakan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama 2 hari, yakni mulai hari Sabtu sampai Minggu, (12-13/1). Dengan jumlah peserta sebanyak 32 PKBM se Kabupaten Bima.

“Ada 74 orang yang menjadi tutor dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Kata dia, seluruh peserta harus aktif dalam membina masyarakat yang terakomodir dalam kelompok belajar yang dibinanya masing-masing, agar kegiatan belajar mengajar bejalan lancar dan mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan hingga nasional.

“Pada era global seperti ini, pengelola kelompok belajar harus peka dalam pengelolaanya,” katanya.

Wakil Bupati Bima, Dahlan M Noer menyampaikan, pendidikan non formal sangat dibutuhkan pada era milenial seperti saat ini. Masyarakat harus mendapatkan pendidikan yang setara sesuai amanat UUD 1945.

“Karenanya, dibutuhkan tenaga tutor yang handal untuk menyikapi persoalan pendidikan ini,” katanya.

Dirinya berharap, semoga para peserta bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan serius dan seksama. Agar ilmu dan pengetahuan yang disampaikan dalam kegiatan bisa diserap dan dipraktekkan di tempatnya masing-masing.

Sementara itu, perwakilan penilik di Dikbudpora Kabupaten Bima, Khairunnisa mengatakan, para tutor harus mampu meningkatkan kompetensi demi kemajuan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Bima. Dengan kompetensi tutor yang mumpuni, kedepannya PKBM tidak lagi dianggap sebelah mata, namun menjadi tempat pendidikan pilihan.

“Saya berharap tutor terus tingkatkan kompetensi diri,” ujarnya.

Kata dia, karena yang hadir tidak saja tutor namun juga pengelola PKBM. Sebagai penilik, dirinya berharap agar penggelola tetap semangat memperisapkan dan mengelola lembaga pendidikan untuk hadirkan lembaga berkualitas menuju lembaga yang berakreditasi.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *