Club Motor Bima Memang Keren, Rumah Kakek Nurdin Juga Direnovasi

Kabbupaten Bima, Kahaba.- Setelah bergerak bersama dan merenovasi gubuk reot Ama Sao di Kelurahan Jatibaru Barat, Sejumlah Club Motor di Bima kembali menunjukan kepeduliannya terhadap sesama dengan merubah wajah gubuk rapuh milik kakek Nurdin, warga Desa RT 01 RW 01 Desa Nata Kecamatan Palibelo. (Baca. Anggota Club Motor Bima Berhati Mulia, Mereka Merenovasi Gubuk Reot Ama Sao)

Foto bersama anggota Club Motor Bima dengan Kakek Nurdin usai renovasi rumah. Foto: Ist

Renovasi itu dilakukan keluarga besar Bikers Mbojo dengan sejumlah Club Motor yang tergabung di antaranya Rseriesbima (R15&R25), YR15ciBima (R15), Ninja250 KRB Bima, Aladin Bima (Fashion Shop), YROi Bima (R25 Indonesia). Ikut serta juga Ketua RT 04 Tanjung, Anggota Polisi KP3 Pelabuhan, TPID Kecamatan Palibelo, Pemuda Desa Nata dan Masyarakat Desa Nata Dusun Oi RT 01 RW 01. (Baca. Tinggal di Gubuk Rapuh, Kehidupan Kakek Nurdin Mengundang Iba)

“Kegiatan renovasi dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 20 sampai 21 Maret 2019,” ujar Prast, mewakili anggota club motor tersebut, Jumat (22/3). (Baca. Anggota Club Motor Bima Berhati Mulia, Mereka Merenovasi Gubuk Reot Ama Sao)

Diakuinya, kegiatan tersebut bermula saat mereka melihat postingan para nitizen tanggal 19 Maret 2019, tentang adanya kakek tua di Desa Nata yang tinggal sebatang kara di gubuknya yang sudah tidak layak huni. (Baca. Kehidupan Ama Sao Menyayat Hati, Kakek di Jatibaru ini Tinggal di Gubuk Reot)

Pada postingan para nitizen, kakek tersebut sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari banyak pihak termasuk juga pemerintah.

Kondisi gubuk Kakek Nurdin sebelum dan sesudah direnovasi. Foto: Ist

“Berangkat dari itu, hati kami terketuk untuk membantu kakek Nurdin,” ujarnya, Jumat (22/3).

Kata dia, renovasi rumah kakek Nurdin dilakukan selama 2 hari. Pada hari pertama membongkar rumah dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan seperti kayu, papan kayu, seng, triplex, cat, paku, papan GRC, dan kebutuhan lain seperti peralatan dapur lengkap, sprey, bantal guling, kasur, kelambu dan sebagainya.

“Dengan bahan-bahan itu kami langsung merenovasi rumah kakek Nurdin,” katanya.

Karena tidak mampu dikerjakan dalam waktu sehari, pihaknya kemudian melanjutkan pekerjaan pada hari kedua, sampai akhirnya rumah bisa ditempati oleh kakek Nurdin.

“Finishingnya hari kedua. Kami langsung foto bersama kakek Nurdin,” ceritanya.

Prats menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa solidaritas dan kemanusiaan club motor. Bahkan kegiatan serupa menjadi program prioritas.

“Memang prioritas kami sosial kemanusiaan. Kami juga sering terlibat dalam kegiatan sosial lainya,” jelasnya.

Dia berharap, kegiatan tersebut bisa diterima oleh masyarakat dan memotivasi pemerintah agar lebih memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. Seperti rumah layak huni dan sebagainya. Selai itu dirinya juga berharap semoga apa yang dilakukan oleh club motor tersebut bermanfaat dan membantu kakek Nurdin.

“Saya juga sampaikan terimakasih kepada para donator yang menyumbang untuk merenovasi rumah sang kakek,” ucapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *