PPMBM Tuding IDP-Dahlan Gagal Membangun Kabupaten Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Bima Menggugat (PPMBM) menggelar aksi depan Kantor Bupati Bima, Kamis (20/6). Mereka menilai jika kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri – H Dahlan M Nor (IDP-Dahlan) gagal membangun Kabupaten Bima dengan baik.

PPMBM saat menggelar aksi. Foto: Deno

Salah satu massa aksi M Yogi dalam orasinya menyampaikan, kondisi Kabupaten Bima sekarang sangat memprihatinkan, baik secara ekonomi rakyat, infrastruktur jalan tiap kecamatan hingga kondisi para petani dan ancaman peredaran narkoba yang semakin meningkat.

“Bima Ramah yang diimpikan selama ini hanyalah sebuah konsep membodohi rakyat semata. Bupati dan Wakil Bupati  Bima IDP-Dahlan telah gagal membangun Bima,” tudingnya.

Sementara koordinator aksi Muamar Kadafi menyampaikan beberapa tuntutan, yakni meminta pemerintah segera merealisasikan infrastruktur jalan raya secara merata di setiap kecamatan se-Kabupaten Bima, mendesak Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPK3) untuk mengontrol serta memberikan sanksi yang tegas terhadap pengecer menjual di atas HET.

Kemudian meminta pemerintah untuk memperhatikan petani garam dengan memberikan bantuan alat produksi yang layak, berikan tanah untuk petani secara otonomi daerah, segera bangun drainase disetiap kecamatan yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, tuntutan lain yakni meminta Bupati Bima dan Kapolres Bima segera membongkar PT Bunga Raya yang tidak memiliki izin operasi yang ada di Desa Sai Kecamatan Soromandi.

“Kami juga meminta agar pemerintah serius mengontrol dan mengawasi secara ketat pemberantasan narkoba,” pintanya.

Tuntutan lain yakni transparansikan penggunaan anggaran 20 persen dari APBN dan APBD untuk pendidikan, hadirkan mobil sampah disetiap kecamatan se-Kabupaten Bima dan realisasikan janji untuk memperbaiki lapangan hijau di Desa Cenggu Kecamatan Belo.

Massa Aksi juga meminta agar pebangunan rumah layak huni bagi warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Renda segera dilaksanakan, memperbaiki jembatan Desa Kanata Kecamatan Soromandi dan meminta pada pemerintah untuk menempatkan mobil pemadam kebakaran ditiap kecamatan.

“Kami juga meminta pemerintah agar menyiapkan 1000 lapangan pekerjaan bagi pemuda,” pintanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *