Dinsos Bersama Dirjen Penanganan Fakir Miskin Verifikasi Penerima Dana Rutilahu

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 60 rumah yang tergabung dari 6 kelompok  mendapatkan bantuan dana Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Kementerian Sosial RI, dengan nilai mencapai Rp 900 juta.

Kepala Dinas Sosial H Muhidin bersama perwakilan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI saat mendata penerima bantan Rutiluhu. Foto: Ist

Kepala Dinas Sosial Kota Bima H Muhidin mengungkapkan, dana tersebut untuk 6 kelompok penerima manfaat, terdiri dari 1 kelompok di Kelurahan Ule, 2 kelompok di Kelurahan Tanjung, 1 kelompok di Kelurahan Rontu, 1 kelompok di kelurahan Nungga dan 1 lagi di Kelurahan Penatoi.

6 kelompok yang menerima dana Rutilahu ini sebelumnya diusulkan oleh Pemerintah Kota Bima, agar mendapatkan bantuan dari Kemensos. Setelah diperiksa, pemerintah pusat datang untuk melakukan verifikasi.

“Kedatangan tim verifikasi selama 2 hari mulai Kamis dan Jumat, untuk melihat langsung kondisi ril di lapangan. Apakah penerima manfaat ini sesuai berdasarkan Data Basis Terpadu (DBT),” katanya.

Muhidin menjelaskan, tujuan diberikan bantuan ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Terutama rumah yang ditempati belum layak untuk di huni.

“Semoga dengan bantuan ini, dapat membuat masyarakat merasakan kenyamanan dengan tempat tinggal yang layak,” tandasnya.

Sementara itu Kasi Penguatan Kapasitas Dirjen Kemensos RI Rais menambahkan, pihaknya melakukan verifikasi berdasarkan beberapa kriteria. Di antaranya sasaran penerima manfaat telah masuk dalam daftar BDT, kemudian tempat tinggal memang tidak layak untuk dihuni dan memiliki sertifikat tanah dan atau memiliki surat keterangan dari pemerintah kelurahan, bahwa tanah tersebut milik sendiri.

“Tugas kami hanya melakukan verifikasi, selanjutnya akan kami sampaikan kepada pihak pusat. Hasilnya, nanti akan dikoordinasikan kembali dengan Dinsos,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *