oleh

Kelakuan Camat Soromandi Jadi Atensi Bupati Bima

-Kabar Bima-1.079 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kelakuan Camat Soromandi yang mengambil uang Rp 60 juta dari 6 pemerintah desa untuk alasan pembahasan dan pembuatan draft Perdes, kini menjadi atensi Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri. (Baca. Dugaan Pungli Camat Soromandi, Inisiasi Diri Tarik Uang Perdes Tiap Desa Rp 10 Juta)

Kepala DPMDes Kabupaten Bima, Tajuddin. Foto: Yadien

Hal ini disampaikan Kepala DPMDes Kabupaten Bima Tajuddin, akibat sikap camat yang mengambil sejumlah uang tersebut, Bupati Bima menginstruksikan langsung sejumlah stakeholder untuk melakukan rapat dan memanggil camat untuk dimintai keterangan. (Baca. Dugaan Pungli Camat Soromandi, Kades Kananta: Dari Awal Saya Tolak Setor Uang Perdes)

“Bupati Bima sudah memerintahkan Sekda untuk memanggil saya sebagai instansi terkait, kemudian Asisten I Setda, Kepala Inspektorat dan camat untuk klarifikasi. Apapun hasilnya nanti, kami akan kabarkan,” ujarnya, Senin (21/6).

Tajuddin menjelaskan, tindakan Camat Soromandi mengumpulkan uang itu, apapun alasannya tidak dibenarkan, apalagi nilainya fantastis. Karena Soal perdes, pihaknya telah mengeluarkan pedoman tentang penyusunannya untuk mempermudah pemerintah desa.

“Camat telah bertindak keliru. Meskipun di sisi lain persoalan ini sebenarnya sangat naif bagi setiap kades kalau ada yang belum paham tentang mekanisme dan prosedur penyusunan Perdes,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Dikbud itu menambahkan, adanya kejadian itu dia berharap tidak terulang kembali. Kemudian mengimbau setiap pemerintah desa untuk sering berkoordinasi dan berkonsultasi terkait prosedur penyusunan Perdes dan siapa saja yang dilibatkan. Sehingga pemahaman terkait pembuatan Perdes bisa lebih didalami.

“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” harapnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru