oleh

Lurah Penanae Minta Tim Gugus Tugas Turun Semprot Disinfektan dan Rapid Test

Kota Bima, Kahaba.- Warga Lingkungan Wenggo Kelurahan Penanae, FD dinyatakan terpapar Covid-19 dan meninggal dunia, Sabtu (12/12) di RSUD Bima. Untuk mencegah penyebaran virus tersebut, pemerintah kelurahan setempat meminta Tim Gugus Tugas turun melakukan penyemprotan disinfektan dan Rapid Test untuk keluarga terdekat FD. (Baca. Terinfeksi Covid-19, Warga Penanae Meninggal Dunia)

Lurah Penanae Minta Tim Gugus Tugas Turun Semprot Disinfektan dan Rapid Test - Kabar Harian Bima
Lurah Penanae Nurhayati. Foto: Bin

Lurah Penanae Nurhayati mengatakan, agar penyebaran Covid-19 di lingkungan setempat tidak meluas, ia meminta di rumah FD dilakukan penyemprotan disinfektan. Demikian juga dibeberapa rumah tetangga korban tersebut.



“Antisipasi saja, agar tidak muncul positif baru,” katanya, Sabtu (12/12) usai menghadiri penguburan FD di TPU Lingkungan Wenggo.

Baca:   Pemerintah Tidak Bisa Sembarang Karantina Pendatang, Harus Berdasarkan Rapid Test

Tidak hanya itu, ia meminta kepada Tim Gugus Tugas untuk melakukan Rapid Test kepada keluarga dekat FD dan orang-orang yang diketahui sering berinteraksi dengan FD.

“Terutama suami dan anak-anak FD juga dirapid test,” inginnya.

Menurut Nurhayati, memutus mata rantai penyebaran Covid-19 juga harus dilakukan upaya pencegahan. Tidak saja disiplin menerapkan protokol Covid-19, tapi juga upaya melakukan penyemprotan disinfektan dan Rapid Test untuk keluarga terdekat pasien meninggal penting dilakukan dengan maksimal.

Baca:   Pemkot Bima Mulai Penyemprotan Disinfektan, Target Sepekan 192 Lokasi

“Karena kami juga tidak ingin muncul lagi warga yang terkonfimasi positif terpapar Virus Corona,” tegasnya.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.