Kabar Kota Bima

Bhabinkamtibmas Kelurahan Lewirato Bantu Bangun WC untuk Warga Kurang Mampu

541
×

Bhabinkamtibmas Kelurahan Lewirato Bantu Bangun WC untuk Warga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- AIPDA Dedi Sopian, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lewirato menunjukkan kepedulian dan empati yang tinggi terhadap warganya, dengan membantu membangun WC untuk Ibu Rugaya, seorang janda berusia 66 tahun yang tinggal di RT 10 RW 04 Kelurahan Lewirato.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Lewirato Bantu Bangun WC untuk Warga Kurang Mampu - Kabar Harian Bima
Bhabinkamtibmas Kelurahan Lewirato AIPDA Dedi Sopian saat memantau pembangunan WC Ibu Rugaya. Foto: Ist

Kata Dedi, kondisi hidup Ibu Rugaya cukup memprihatinkan. Dalam kesehariannya, ia hidup seorang diri tanpa keluarga yang menemani.

Sebelumnya, Ibu Rugaya mendapat bantuan listrik dari program kementerian, janda itu harus hidup tanpa penerangan yang memadai.

“Kini, meski listrik sudah terpasang, tantangan hidupnya belum sepenuhnya teratasi,” katanya, Rabu 19 Juni 2024.

Saat ini sambung Dedi, ibu Rugaya masih harus mandi dan buang air besar di sungai, karena rumahnya tidak memiliki fasilitas WC yang memadai.

Mengetahui hal tersebut, Dedi tergerak hatinya untuk membantu. Dengan bantuan dana dari dirinya sendiri dan sumbangan dari seorang dermawan yang tidak ingin disebutkan namanya, WC untuk Ibu Rugaya kini sedang dalam proses pembangunan.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban Ibu Rugaya dan memberikan kenyamanan yang lebih baik dalam kehidupannya sehari-hari,” harap Dedi.

Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang turut merasakan kepedulian Bhabinkamtibmas terhadap kesejahteraan warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Dedi yang selalu hadir untuk membantu kami. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus membantu masyarakat,” ungkap Ketua Rumah Aspirasi Arif Rahmansyah.

Dengan dibangunnya WC ini, diharapkan Ibu Rugaya dapat menikmati fasilitas yang lebih layak dan terhindar dari berbagai penyakit yang bisa timbul akibat kebiasaan buang air di sungai.

“Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata tentang bagaimana peran aktif aparat kepolisian dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terang Arif.

*Kahaba-01