Kabar Kota Bima

Cegah TPPO, DP3A Gelar Rakor Lintas Sektor

567
×

Cegah TPPO, DP3A Gelar Rakor Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kota Bima, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DPPP) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak Tahun 2022.

Cegah TPPO, DP3A Gelar Rakor Lintas Sektor - Kabar Harian Bima
DPPPA saat menggelar pertemuan koordinasi dan kerjasama lintas sektor terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan Atau Tindakan Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Foto: Ist

Kegiatan yang dipusatkan di Aula SKB Kota Bima Jum’at (27/5) itu dihadiri Kepala DP3A Syahrudin, Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Bima HL Sukarsana dan puluhan peserta lainnya.

Cegah TPPO, DP3A Gelar Rakor Lintas Sektor - Kabar Harian Bima

Kepala DP3A Kota Bima Syahrudin menyampaikan, agenda tersebut dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi, integrasi dan sinergitas dengan beberapa instansi terkait. Juga membangun secara bersama program pemberdayaan dan perlindungan perempuan, kemudian pemenuhan dan perlindungan khusus anak.

“Kami ingin memastikan agar anak dapat tumbuh berkembang secara optimal dan terlindungi dari berbagai tindak kekerasan, diskriminasi dan eksploitasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa indikator dan target keberhasilan pembangunan P3A yang telah ditetapkan dalam RPJM dan renstra PPPA, di antaranya  merumuskan kebijakan dengan lintas sektor dalam upaya dapat perlindungan, pencegahan terhadap perempuan diselesaikan secara cepat, tepat dan akurat sehingga menurunkan angka kekerasan perempuan di daerah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, maka diharapkan bersama stakeholder yang hadir bersinergi dan bekerjasama dalam penanganannya. Sehingga besar harapan ada sinkronisasi dan koordinasi program pemerintah, terkait urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” katanya.

Syahrudin berharap melalui pertemuan itu, sejumlah pimpinan OPD yang hadir juga ikut melibatkan forum anak yang telah terbentuk untuk ikut ambil bagian dalam musrenbang, terkait pembahasan perempuan dan anak.

“Semoga pertemuan ini dapat menghasilkan kesepakatan dan rekomendasi yang menjadi bekal dalam menjalankan tugas dan fungsi perlindungan perempuan dan anak dengan lebih baik dan berkualitas. Sesuai moto perempuan berdaya, anak terlindungi dan Indonesia maju,” harapnya.

*Kahaba-04