Kabar Kota Bima

Gabung PDI Perjuangan, Rum Daftar Bacaleg DPRD NTB

787
×

Gabung PDI Perjuangan, Rum Daftar Bacaleg DPRD NTB

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- H Muhammad Rum menyatakan sikap bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima tersebut mengaku suka dengan PDI Perjuangan sejak lama. Tapi karena seorang PNS, maka dukungan tidak bisa ditunjukkan.

Gabung PDI Perjuangan, Rum Daftar Bacaleg DPRD NTB - Kabar Harian Bima
H Muhammad Rum. Foto: Bin

“Dalam hati cocok dengan PDI Perjuangan,” katanya, Kamis (13/10).

Gabung PDI Perjuangan, Rum Daftar Bacaleg DPRD NTB - Kabar Harian Bima

Ia mengatakan, di masa pensiun ini waktu yang tepat mengabdi dan bekerja di PDI Perjuangan. Banyak teman sejak lama di PDI Perjuangan yang masih saling berkomunikasi sampai saat ini.

“Sekarang momen yang baik untuk keseriusan berpolitik sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Rum mengatakan, saat ini dirinya sudah ikut mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi NTB lewat DPC PDI Perjuangan Kota Bima.

“Memang banyak kemajuan dalam kaderisasi untuk mengembangkan kualitas Caleg di PDI Perjuangan. Hari ini, saya baru selesai untuk mengurus administrasi untuk Tes Psikologi secara online yang waktu tesnya pekan depan ini,” jelasnya.

Kata Rum, sebenarnya PDI Perjuangan yang mengklaim diri sebagai Partai Wong Cilik itu memang benar adanya. Sejak lama para Kader Banteng tak pernah jauh dengan masyarakat di bawah. Dalam pandangan kebijakan perjuangannya tetap memprioritaskan kepentingan masyarakat.

“Saat ini PDI Perjuangan ditempa tekanan publik atas naiknya BBM. Tentu, kondisi ini disetujui PDI Perjuangan sebagai opsi yang terakhir, dan kondisi dunia baik dalam dan luar negeri soal kenaikan BBM berbeda 10 tahun lalu dan saat ini,” ungkap dia.

Menurut dia, 10 tahun lalu belum ada Covid 19, perang antar negara seperti Rusia-Ukraina saat ini. Kondisi ketidakpastian global membuat pemerintah dengan berat hati memilih opsi kenaikan BBM dengan memberikan program bantalan sosial kepada warga yang berhak menerimanya.

Demikian pula kepada Pemda-Pemda untuk menyisihkan Anggaran untuk program bantuan sosial. Dalam mengahadapi dampak kenaikan BBM ini.

Kembali soal bersama PDI Perjuangan. Rum merasa nyaman dengan organisasi politik ini. Karena kedewasaan maupun kehidupan demokrasi yang tetap terjaga dalam bingkisan ajaran Marhaen sebagai dasar gerak para kadernya.

“Bersama PDI Perjuangan kita akan bekerja keras. Tetap turun ke masyarakat agar di Tahun 2024. Bisa menjadi pemenang Pemilu untuk yang ketiga kalinya,” jelas mantan pejabat yang dikenal cerdas di zamannya ini.

*Kahaba-01