Hukum & Kriminal

Ini Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor Wali Kota Bima

2750
×

Ini Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor Wali Kota Bima

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Jasad pria bersimbah darah ditemukan di belakang Kantor Wali Kota Bima, Sabtu pagi, 5 Agustus 2023 diketahui beralamat di Mataram dan baru beberapa hari berada di Kota Bima bersama istrinya. (Baca. Jasad Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Belakang Kantor Wali Kota Bima

Ini Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor Wali Kota Bima - Kabar Harian Bima
Jasad pria yang ditemukan di belakang Kantor Wali Kota Bima. Foto: Ist

Pria tersebut, dalam identitasnya bernama Gusti Bagus Jelantik, warga Cakranegara Mataram. Diketahui tinggal di Lewirato selama sepekan dan menginap di rumah keluarganya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Lewirato AIPDA Dedi Sopian yang dikonfirmasi mengakui, berdasarkan identitas korban dan pengakuan keluarga yang mengenalnya, pria itu warga Cakranegara Mataram dan baru sepekan tinggal di Kelurahan Lewirato.

Kabar kematiannya diketahui, setelah sang istrinya, yang juga tinggal di Lewirato, mencari-cari keberadaan korban karena tak kunjung pulang setelah berlari pagi.

“Dalam usahanya mencari, sang istri menemukan foto penemuan mayat suaminya yang beredar di media sosial,” ungkap Dedi.

Kini, kata dia, jasad Gusti Bagus Jelantik tengah ditangani di RSUD Bima. Pihak keluarga dan istrinya juga sedang berada di RSUD Bima.

Sementara itu, Syafruddin Baba Toang, tokoh masyarakat Kelurahan Lewirato, mengakui bahwa pria tersebut merupakan warga Mataram yang baru beberapa hari tinggal di wilayah mereka bersama sang istri.

Syafruddin pun mengakui bahwa dirinya beberapa berinteraksi dengan Gusti Bagus Jelantik dan mengenalnya sebagai warga Mataram.

Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri di balik kematian tragis Gusti Bagus Jelantik. Penduduk sekitar dan keluarga korban berduka atas kejadian ini, semoga kebenaran segera terungkap dan keluarga korban mendapat keadilan.

*Kahaba-01