Kabar Kota Bima

Komisi III Monev di Dinas PUPR, Fokus Percepatan Belanja Modal dan Optimalisasi UPT Air Minum

564
×

Komisi III Monev di Dinas PUPR, Fokus Percepatan Belanja Modal dan Optimalisasi UPT Air Minum

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Komisi III DPRD Kota Bima mengunjungi Dinas PUPR dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev), Senin (27/5). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau progres pelaksanaan pekerjaan dan membahas kendala yang dihadapi dinas terkait.

Komisi III Monev di Dinas PUPR, Fokus Percepatan Belanja Modal dan Optimalisasi UPT Air Minum - Kabar Harian Bima
Komisi III DPRD Kota Bima saat monev di Kantor Dinas PUPR. Foto: Bin

Ketua Komisi III DPRD Kota Bima, M Amin pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya percepatan belanja modal agar pelaksanaan pekerjaan bisa segera dilakukan.

Komisi III Monev di Dinas PUPR, Fokus Percepatan Belanja Modal dan Optimalisasi UPT Air Minum - Kabar Harian Bima

“Kami meminta agar belanja modal dipercepat supaya pelaksanaan pekerjaan dapat dimulai secepat mungkin,” ujarnya.

Selain itu, Komisi III juga menyoroti masalah krisis air minum di Kota Bima. Amin meminta agar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Air Minum dimaksimalkan untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada.

“Kami berharap UPT Air Minum dapat bekerja lebih maksimal di tengah krisis air minum yang sedang melanda kota ini,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Bima Agus Purnama mengakui, ada beberapa kendala yang menyebabkan keterlambatan belanja modal.

Kendala pertama adalah kurangnya sertifikat Tipe C untuk persyaratan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kemudian kendala kedua adalah adanya penyesuaian dengan aturan baru terhadap analisa perencanaan.

“Namun, saat ini proses tersebut sudah mulai berjalan,” katanya.

Terkait upaya optimalisasi UPTD Air Minum, Agus menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan perbaikan infrastruktur.

“Kami sedang memaksimalkan perbaikan pipa dan pompa yang rusak. Pagi tadi, kami telah melakukan survei di pompa Gunung Kalate Penatoi dan akan segera mengangkat pompa tersebut untuk diperbaiki, karena mesinnya masih berfungsi dengan baik,” kata Agus.

Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, diharapkan percepatan belanja modal dan optimalisasi UPT Air Minum dapat segera terealisasi, sehingga permasalahan infrastruktur dan krisis air minum di Kota Bima dapat teratasi.

*Kahaba-01