Kabar Kota Bima

Nilai Tertinggi, Oi Langi Raih Juara I TTG Tingkat Kota Bima

1380
×

Nilai Tertinggi, Oi Langi Raih Juara I TTG Tingkat Kota Bima

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Bima mengumumkan peserta yang meraih juara pada Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Bima Tahun 2024. Dari beberapa kategori untuk lingkup pendidikan, umum, mahasiswa hingga instansi pemerintah, karya Immawan Muslimin dan Taufikurahman menyabet juara I.

Nilai Tertinggi, Oi Langi Raih Juara I TTG Tingkat Kota Bima - Kabar Harian Bima
Immawan Muslimin (Kiri) saat menerima penghargaan juara I TTG hasil karya Oi Langi. Foto: Ist

Karya yang dinamakan Oi Langi tersebut berhasil menjadi yang terbaik, mengungguli dua pesaing terbaik masing-masing juara II yaitu Alat Penabur Kaporit Sarana Air Bersih karya Zulkaidah, Asryadin dan Arief Rahmansyah. Sedangkan juara III inovasi Mesin Penetas Telur karya Firmansyah.

Nilai Tertinggi, Oi Langi Raih Juara I TTG Tingkat Kota Bima - Kabar Harian Bima

Immawan Muslimin menyampaikan, karya yang dibuat tersebut merupakan hasil ide dan inspirasi setelah memperhatikan kondisi daerah dan curah hujan.

“Artinya selama ini banyak masyarakat beranggapan bahwa hujan itu hanya membawa bencana, padahal hujan merupakan peristiwa alam yang selalu dialami suatu wilayah dan merupakan berkah yang baik dari sang pencipta,” jelasnya, Jumat 23 Februari 2024.

Immawan mengaku, karya yang dihasilkan itu berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi wilayah yang mengalami dampak kekeringan, sehingga dibutuhkan suatu solusi untuk mengatasi dampak tersebut.

Ditegaskannya, Oi Langi ini merupakan jawaban dan solusi untuk masyarakat, karena air hujan dapat diubah menjadi air yang bermanfaat baik untuk dikonsumsi maupun untuk keperluan lainnya.

“Semoga karya TTG kami ini dapat direspon cepat oleh pemerintah untuk mengatasi krisis air di Kota Bima,” harapnya.

Menurut Immawan , karya ini sangat bermanfaat untuk di daerah jika dapat dibuat dan diproduksi dalam jumlah besar. Karena dapat menjadi solusi untuk wilayah yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Juga mengurangi genangan di lingkungan akibat air hujan.

Ditambahkannya, membuat ini tidak memakan biaya mahal, hanya dengan menyiapkan tandon, pipa, talang, titanium, adaptor, box dan lainnya, maka dapat menampung air hujan dalam jumlah banyak. Sehingga pasokan air untuk kebutuhan rumah tangga, bisa sampai satu tahun dengan durasi hujan 3 hingga 5 bulan.

*Kahaba-04