Kabar Kota Bima

Reses di Wadu Mbolo, Yogi Tunaikan Permintaan Warga

955
×

Reses di Wadu Mbolo, Yogi Tunaikan Permintaan Warga

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pekan ini anggota DPRD Kota Bima menjalani Reses Masa Sidang III Tahun 2023. Agenda rutin tahunan itu dilaksanakan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, untuk diperjuangkan dan masuk dalam program pemerintah daerah.

Reses di Wadu Mbolo, Yogi Tunaikan Permintaan Warga - Kabar Harian Bima
Anggota DPRD Kota Bima Yogi Prima Ramadan saat menyerahkan bantuan untuk kegiatan MTQ di Wadu Mbolo. Foto: Ist

Termasuk Yogi Prima Ramadan, wakil rakyat milenial ini pada hari Sabtu 3 Juni 2023 menemui konstituen di Lingkungan Wadu Mbolo Kelurahan Dara. Permintaan warga pun ditunaikan Duta PAN tersebut.

Reses di Wadu Mbolo, Yogi Tunaikan Permintaan Warga - Kabar Harian Bima

Saat reses, dirinya menjaring beragam aspirasi masyarakat setempat. Seperti meminta menfasilitasi dengan pihak Pertamina, karena dengan adanya tangki dapat membahayakan warga sekitar.

Kemudian, warga juga meminta dilakukan normalisasi drainase, hotmik gang, penataan sekolah, pagar sekolah. Lalu lanjutan pagar kuburan, serta perbaikan drainase jalur negara.

“Warga Wadu Mbolo yang menjadi tuan rumah MTQ tingkat kelurahan, minta bantuan tambahan dana marawis. Saat itu juga saya serahkan bantuan dana untuk lancarnya kegiatan MTQ tersebut,” ungkapnya.

Reses di Wadu Mbolo, Yogi Tunaikan Permintaan Warga - Kabar Harian Bima
Anggota DPRD Kota Bima Yogi Prima Ramadan saat reses di Wadu Mbolo. Foto: Ist

Menjawab sejumlah keinginan warga Wadu Mbolo, diakui Yogi akan menyampaikan ke Komisi-Komisi terkait untuk ditindaklanjuti. Soal normalisasi drainase akan dilaksanakan pada tahun anggaran ini.

“Untuk sekolah juga, paving nya akan dikerjakan tahun 2023. Sementara pagar kuburan, saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan DLH, apakah tertuang anggaran untuk Wadu Mbolo tertuang pada tahun ini atau tidak,” katanya.

Pada prinsipnya, Yogi memastikan aspirasi dan keinginan masyarakat ini akan ia perjuangkan. Karena mewujudkan dalam program, harus disesuaikan dengan kondisi anggaran pemerintah daerah.

“Namun yang pasti bersifat skala prioritas akan saya perjuangkan,” tambahnya.

*Kahaba-01