Tes CPNS: 34 Absen, Kuota Lulus Hanya 30%

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 34 orang honorer kategori 2 (K2) tidak mengikuti ujian seleksi CPNS. Total peserta ujian yang masuk dalam K2 di Kota Bima sebanyak 2709 orang. Pelaksanaan ujian terlihat aman terkendali, walau ada dua peserta yang sakit dan tetap mengikuti ujian. Sedangkan seorang yang menderita penyakit maag, hanya mengikuti ujian pertama dan dia langsung dilarikan ke RSUD Bima.

Pointer Pengadaan CPNS Kategori 2.

Pointer Pengadaan CPNS Kategori 2.

Kepala Badan Kepegawaian, Drs. Mukhtar, MH mengatakan, total peserta honorer K2 yang mengikuti seleksi CPNS sekarang berjumlah 2709 orang. Awalnya, honorer yang di ajukan sebanyak 2317 orang. Karena ada perbaikan, seperti dobel nama dan lainnya, hilanglah sebanyak delapan orang. Lalu, setelah uji publik selama enam bulan, datang surat edaran dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (MenPAN)  untuk penambahan peserta.

“Di Kota Bima ditambahkan peserta yang sesuai persyaratan sebanyak 400 orang hingga totalnya menjadi 2709. Untuk penambahan bukan hanya di Kota Bima, tapi seluruh daerah di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan ujian berjalan aman. Hanya 34 orang yang tidak hadir karena sakit, pergi haji dan mungkin mengikuti tes di tempat lain.

“Hari ini (minggu, red) sejumlah lembaga negara pun mengadakan ujian seleksi CPNS juga, mungkin ada peserta yang mengikuti ujian di tempat lain,” ujar Muhtar.

Kata dia, hasil kelulusan ujian ini akan diambil sebanyak 30 persen dari total peserta se indonesia. Honorer di Inodesia ada sekitar 650 ribu orang dan diambil 30 persen. Dari kuota itu, yang tertinggi nilai dan hasil ujian peserta akan langsung lulus.

“Kalau honorer Kota Bima nilainya bagus dan mampu bersaing hasil ujiannya dengan peserta lain se Indonesia, ada harapan dia bisa lolos nantinya. Karena 30 persen itu diambil dari yang memiliki nilai tertinggi dari seluruh peserta se indonesia. Peserta pun di bagi dalam 3 jurusan yaitu, Pendidikan, Kesehatan dan Jurusan Tehnis,” ujarnya.

Pengumuman CPNS ini, lanjut Mukhtar, akan diumumkan langsung di website resmi BAKN di awal bulan Desember 2013.

“Untuk ujian ini pula, Menpan dan BAKN menggandeng 12 perguruan tinggi ternama yang tergabung dalam konsorsium untuk menjadi panitia seleksai CPNS K2 ini,” imbuh Mukhtar seraya memastikan tak ada permainan joki dalam tes kali ini.

*AGUS

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *