Walikota Bima Buka Sosialisasi Awal NUSP Phase II

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin membuka sosialisasi awal Neighborhood Upgrading And Shelter Project – phase 2 (NUSP – Phase 2) di Aula Kantor Walikota Bima. Acara tersebut dihadiri rombongan dari Kementrian PU.

Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin. Foto: Bin

Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin. Foto: Bin

Kasi Wilayah Dua Direktorat Pengembangan Pemukiman Ditjen Cipta Karya Kementrian PU Ayrin Saputri Harahap, ST MSc  menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi, mindset serta visi dan misi penanganan pemukiman kumuh di Kota Bima.

Menurutnya, pemukiman menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia. “Pemukiman merupakan awal lahir manusia. Pemukiman yang berkualitas juga menentukan kualitas SDM yang dihasilkan,” jelasnya melalui Rilis Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S.Sos.

Kata dia, Kota Bima tahun ini menjadi kluster A, dimana menjadi salah satu lokasi yang diutamakan dan mendapatkan banyak program dari Kementrian PU diantaranya Rusunawa, NUSP-2 dan MoU keterpaduan penanganan pemukiman kumuh. Diharapkannya, kegiatan sosialisasi itu menjadi pemicu pengentasan pemukiman kumuh.

Kemudian, Qurais dalam sambutannya mengatakan, dalam waktu yang bersusulan, Kota Bima terus mendapat kunjungan tamu-tamu terhormat, baik dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kerajaan Belanda, maupun Kementerian Koperasi dan UMKM, yang semuanya ingin membantu pemerintah dan masyarakat Kota Bima untuk membangun dan menata kota Bima.

“Program NUSP-Phase-2 telah diinisiasi pengusulannya oleh Pemerintah Kota Bima Sejak Tahun 2013 lalu pada saat kedatangan Perwakilan ADB Mr. Wolfgang Kubitzki, dalam rangka Loan Fact Finding Mission lokasi sasaran NUSP – Phase 2,” ujarnya.

Program tersebut akan dilaksanakan pada kurun waktu tahun 2014-2018 dengan tujuan untuk  mewujudkan lingkungan perumahan sehat, layak dan berkelanjutan melalui sistem perencanaan yang terpadu serta meningkatkan kapasitas infrastuktur perumahan dan permukiman.

Terkait penataan permukiman, menurutnya, Kota Bima saat ini sudah melakukan beberapa kegiatan antara lain, pembangunan sanitasi, perbaikan jalan dan gang lingkungan, pembangunan kolam retensi untuk menampung banjir rob, pembangunan Rusunawa sebagai tempat relokasi warga yang bermukim di bantaran sungai, Pembangunan MCK Plus Plus, serta Penyediaan layanan air bersih.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *