Pemkot Bima Gelar Pelatihan Penguatan Lembaga Kemasyarakatan

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan (BPMPK) menggelar kegiatan Pelatihan Penguatan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan. Pelatihan yang berlangsung empat hari itu untuk dua angkatan.

Kantor Pemerintah Kota Bima

Kantor Pemerintah Kota Bima

Kegiatan tersebut dibuka Asisten I Setda Kota Bima, Drs. M. Farid, MSi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Kelautan dan Perikanan, Kepala BPBD, dan sejumlah utusan dinas Lingkup Pemkot Bima di Aula SMKN 3 Kota Bima, Rabu (05/11).

Dalam sambutannya, Asisten I menjelaskan Lembaga Adat, Karang Taruna, Rukun Tetangga (RT), dan Rukun Warga (RW) merupakan organisasi Kelurahan yang diatur dalam Peraturan Mendagri Tahun 2007. Lembaga tersebut perlu dilatih dan diberdayakan untuk mencapai pembangunan pemerintahan dan kemasyarakatan yang lebih baik di tingkat Kelurahan.

Disampaikannya, hubungan kerja antara lembaga kemasyarakatan yang ada dengan pihak Kelurahan maupun Kecamatan bersifat koordinatif, konsultatif dan kemitraan. Sementara hubungan kerja lembaga kemasyaratan dengan pihak pemerintah bersifat kemitraan.

“RT, RW, dan LPM adalah pucuk tonggak atau mitra kerja pemerintah tingkat kelurahan, jika ada kegiatan kelurahan seperti Musrembang agar dikawal dengan baik sehingga pelaksanaannya berjalan dengan efektif,” ujar Kabag Humas dan Pemberitaan Setda Kota Bima Ihya Ghazali, S.Sos melalui rilisnya.

Farid juga berharap, pelatihan tersebut memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan memberdayakan kapasitas lembaga kemasyarakatan dalam membangun kelurahan masing-masing demi mencapai pembangunan daerah yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Panitia Drs. H. Hajairin, MS melaporkan tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan pengurus lembaga kemasyarakatan sehingga mampu memberdayakan serta membangun diri dan lingkungannya secara mandiri.

Selain itu, menumbuhkembangkan kondisi dinamis masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dan lembaga kemasyarakatan dalam melaksanakan, mengendalikan, memanfaatkan, memelihara dan mengembangkan pembangunan secara partisipatif.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *