DINDA Nomor Urut 4, Sejarah Kemenangan Tahun 2005 Akan Terulang

Kabupaten Bima, Kahaba.- Perasaan gembira Pendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Drs. Dahlan M. Noer (DINDA) saat mendapat nomor urut 4 pada Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon yang dihelat KPU Kabupaten Bima, terlihat jelas.

Pasangan Calon DINDA saat menunjukan Nomor urut 4Angka 4 itu dinilai angka keberuntungan untuk kemenangan pasangan DINDA pada Pemilukada Kabupaten Bima. Betapa tidak, angka 4 itu juga menjadi angka kemenangan pasangan H. Ferry Zulkarnain, ST (Suami Hj. Indah Dhamayanti Putri) bersama Usman AK, Tahun 2005 silam.

Pendukung pasangan DINDA meyakini, sejarah kemenangan nomor urut 4, akan kembali terulang pada Pemilukada Kabupaten Bima Tahun 2015.

Ketua Tim pasangan DINDA Hj. Ferra Amalia, MM mengungkapkan, makna nomor urut 4 memiliki sejarah tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Bima. Dulu, di tahun 2005, saat Almarhum H. Ferry Zulkarnain, ST pertama kali mencalonkan diri jadi Bupati Bima, juga mendapatkan nomor urut empat. Kala itu, nomor tersebut begitu menjadi simbol dan identitas.

“Sekarang pun DINDA kembali mendapat nomor urut 4. Bukan mustahil, sejarah kemenangan di tahun 2005 lalu, akan kembali kami raih pada tahun ini,” yakinnya.

Kata dia, nomor urut 4 memang menjadi harapan yang akan diambil oleh pasangan DINDA. Terbukti, berkat besarnya doa dan harap, nomor yang dinilai begitu Indah itu, juga berhasil didapatkan.

Mengantongi nomor yang bersejarah tersebut, dirinya yakin bahwa pasangan Dinda ini akan memenangkan Pilkada Periode 2015-2020 mendatang. Tentu, cita itu akan dibarengi kerja keras seluruh tim dan pendukung pasangan DINDA.

“Semua pendukung DINDA yang ada diseluruh Kecamatan di Kabupaten Bima akan bersungguh-sungguh memenangkan pasangan DINDA, kerja keras dan doa akan selalu mengantarkan setiap perjalanan kami membawa DINDA menjadi Kepala Daerah Kabupaten Bima kedepan,” tambahnya

*Bin/Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *