Korban Bentrok Konvoi Simpatisan Paslon Lapor Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tiga orang korban bentrok simpatisan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima SYUKUR dan DINDA akhirnya melaporkan kerusakan yang dialami mereka ke Polisi. Polisi pun akan mengusut tuntas kasus tersebut. (Baca. Simpatisan SYUKUR dan DINDA Bentrok)

Kondisi bentrok simpatisan SYUKUR dan DINDA

Kondisi bentrok simpatisan SYUKUR dan DINDA

“Saat bentrok simpatisan SYUKUR dan DINDA banyak kerusakan yang dialami masyarakat sekitar insiden tersbeut. Selain sepeda motor yang dibakar orang tidak di kenal, warung sekitar lokasi juga menjadi sasaran,” ujar KBO Reskrim Polres Bima Kabupaten IPDA. I. Made Dimas, SH, Senin (5/10).

Kata dia, dari insiden itu, baru tiga orang yaang melaporkan pengaduan ke Polisi. Diantaranya, Burhan alias Joni Warga Desa Rato Kecamatan Bolo, Tim Paslon yang sepeda motornya dibakar.

“Berdasarkan keterangan korban, sepeda motornya dibakar saat ditinggal setelah di kejar oleh orang dari arah Desa Talabiu. Korban mengaku dari simpatisan DINDA,” sebutnya.

Selain itu, sambungnya, warung makan milik Idris, Warga Desa Belo yang berada di samping jembatan, juga rusak parah karena terkena lemparan batu saat nonton konvoi simpatisan pasangan calon. “Idris juga telah melapor dan kami akan melakukan visum terhadap korban,” tuturnya dan menambahkan, selain Idris,  korban lain Suciwati pemilik kios juga mengalami hal yang sama dan telah melapor ke Polisi.

Hingga saat ini, pelaku belum diketahui, pihaknya sudah mengupayakan mencari tersangka dan menurunkan petugas di TKP untuk melakukan penyelidikan.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *