Nilai Kepahlawanan Harus Digugah Kembali

Kota Bima, Kahaba.- Bagi Ketua DPRD Kota Bima, Fery Sofian, momentum Peringatan Hari Pahlawan 10 November menjadi refleksi penting bagi para generasi muda di daerah agar menggugah kembali nilai-nilai Kepahlawanan.

Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofian, SH. Foto: Bin

Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofian, SH. Foto: Bin

“Walaupun dengan era berbeda, semengat Kepahalwanan bisa diwujudkan dalam bentuk karya yang bersifat positif dan membangun untuk kepentingan daerah,” kata Fery Sofian kepada Kahaba.net saat diwawancarai soal makna Hari Pahlawan bagi generasi muda, kemarin.

Menurut dia, menggugah nilai Kepahlawan itu bisa dalam bentuk lain. Seperti pelajar dengan belajar giat, melakukan inovasi, penelitian, karya ilmiah. Begitu pun dengan pemuda, terus melakukan peningkatan diri secara positif dan signifikan supaya bisa bersaing dengan daerah bahkan dunia.

Selain itu lanjutnya, pesan dari Hari Pahlawan yakni meneladani nilai ketulusan, keikhlasan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Sikap itu harus dicerminkan oleh generasi muda. Sebab saat ini nilai-nilai tersebut hampir pudar. “Kita sepertinya sudah hidup dan mementingkan urusan individual tidak peduli lagi terhadap sesama,” ujarnya.

Sementara menurut Anggota DRPD Kota Bima, M Irfan, melalui Hari Pahlawan kita harus mereduksi kembali hasil karya nyata yang diperjuangkan para pendahulu selama ini. Untuk generasi sekarang dan akan datang, dengan mengisi pembangunan tanpa membedakan status, sara dan perbedaan karakter.

“Kalaupun ini bisa diwujudkan, maka inilah yang menjadi makna pembukaan UUD 1945 mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata dia.

Namun Irfan menilai, fenomena generasi muda sekarang terbalik. Tidak berpikir dampak akhir perbuatannya, lebih memilih kepuasaan sesaat, kurang rasional dan cenderung pragmatis. Padahal apa yang kita tanam hari ini, maka hari esok kita petik dan hari lusa akan dinikmati oleh orang lain.

“Semua profesi dan setiap individu berpotensi menjadi pejuang dan pahlawan dalam bidangnya masing-masing, jika itu diniatkan untuk kemajuan daerah. Itulah sesungguhnya makna Hari Pahlawan,” tandasnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *