BEM STISIP dan STKIP Bima Minta Dinsos Layangkan Kembali Undangan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Guna duduk bersama persoalan KUBe yang dianggap bermasalah, Dinas Sosial Kabupaten Bima yang pernah mengundang BEM STISIP Mbojo – Bima dan STKIP Bima beberapa hari lalu, diminta kembali mengundang dua BEM tersebut. Sebab, undangan pertama tidak bisa dihadiri, karena sejumlah halangan.

Ketua BEM STISIP dan STKIP Bima. Foto: Deno

Ketua BEM STISIP dan STKIP Bima. Foto: Deno

Ketua BEM STISIP Mbojo – Bima Ludiansyah didampingi Ketua BEM STKIP Bima Khaerul mengatakan, pertemuan guna membahas itu penting dilaksanakan, agar bisa diketahui akar persoalannya. Karena berdasarkan hasil investigasi mereka, ditemukan sejumlah persoalan. Sementara dari Dinas sendiri mengaku tidak ada masalah.

“Nah ini penting untuk dibahas. Biar permasalahan yang kami temukan bisa diketahui oleh Dinas dan sama sama mengurainya,” jelas Ludiansyah.

Kata dia, surat undangan yang dilayangkan Dinas Sosial awalnya tanggal 4 April, untuk pertemuan tanggal 5 April. Undangan tersebut dianggapnya undangan yang mendadak, karena undangan tersebut disampaikan sehari setelah mereka menggelar aksi demonstrasi di kantor Dinas Sosial.

Tidak hadirnya mereka saat diundang tersebut pun sudah disampaikan kembali pada salah seorang pegawai Dinas Sosial yang membawa undangan, dan mengatakan tidak bisa menghadiri undangan tersebut. Namun pegawai tersebut tidak menyampaikan kembali amanat tersebut kepada kepala Dinasnya.

“Maka dari itu, kami BEM STISIP dan STKIP meminta agar Dinas Sosial agar segera melayangkan kembali undangan tersebut,” pintanya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *