IGI Workshop Optimalisasi Penggunaan Microsoft

Kota Bima, Kahaba.- Sekitar 250 orang guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bima, mengikuti kegiatan Workshop Optimalisasi Penggunaan Microsoft dalam pembelajaran di Aula Kantor Walikota Bima, Kamis (5/5).

Workshop Optimalisasi Penggunaan Microsoft yang digelar IGI Kota Bima. Foto: Eric

Workshop Optimalisasi Penggunaan Microsoft yang digelar IGI Kota Bima. Foto: Eric

Kegiatan perdana IGI tersebut dilaksanakan selama dua hari, dibuka oleh Ketua IGI Kota Bima Syahruna, Wakil ketua Mansyur serta pemateri Abdul Karim dari Bidang peningkatan mutu IGI Jakarta.

Ketua IGI Kota Bima, Syahruna saat memberikan sambutan mengatakan, Workshop tersebut guna saya mengajak para guru untuk terus belajar meningkatkan kemampuan mutu, melalui pembelajaran penggunaan Informasi dan Tekhnologi (IT), termasuk penggunaan Microsoft.

Apalagi IGI sebagai salah satu organisasi profesi yang diakui pemerintah, dapat menjadi saluran yang sangat efektif bagi para guru untuk Sharing and Growing Together (berbagi dan tumbuh bersama) sesuai motto IGI.

Menurutnya, Workshop akan diagendakan secara rutin dilaksanakan setiap tahun, agar seluruh guru yang mengikuti pelatihan dapat mengerti dan memahami tugas yang akan disampaikan kepada siswa.

“Melalui pelatihan secara rutin, mutu guru di Kota Bima akan meningkat dan membawa dampak dalam metode pengajaran. Kami yakin, bila pemahaman akan informasi dan tekhnologi dapat dikuasai dengan baik, maka dapat diaplikasikan dengan maksimal oleh guru,” ujarnya.

Pelatihan selama dua hari tersebut selaian penyampaian IT, kata dia, juga materi berupa ide-ide dasar, prinsip-prinsip dan caranya melakukan Teacher Profesional Talk atau Bincang Profesi Guru profesional. Sederhananya, ketika sejumlah guru berkumpul bersama untuk membicarakan hal-hal bermakna yang terkait dengan profesinya dalam mendidik.

Syahruna juga turut mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada para guru yang hadir. Sebab melalui tingginya partisipasi kehadiran guru, maka usaha dalam mengembangkan kompetensi guru melalui berbagi kegiatan pelatihan, workshop kaan tercapai.

“Melalui keikutsertaan pemerintah dan lembaga tekhnis seperti Dikpora, kami yakin dengan lahirnya guru yang berkualitas, maka akan menghasilkan generasi siswa yang unggul dan mampu bersaing dengan daerah lain,” yakinnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *