FSMPP Tuding Lurah Sarae tidak Paham Aturan

Kota Bima, Kahaba.- Pernyataan Lurah Sarae Iskandar soal sosialisasi tentang pembangunan Hotel di Lingkungan Saleko Kelurahan Sarae cukup dalam ruangan saja dinilai keliru oleh Forum Sosial Masyarakat Peduli Pembangunan (FSMPP). (Baca. Lurah Sarae: Sosialisasi Hotel Sarae Cukup Dalam Ruangan)

Hotel Graha Jaya di Kelurahan Sarae. Foto: Eric

Hotel Graha Jaya di Kelurahan Sarae. Foto: Eric

Iskandar pun diminta segera memperbaiki statemen tersebut dan bersurat secara resmi untuk meminta agar menggelar sosialisasi kembali kepada seluruh warga Kelurahan Sarae.

“Lurah Sarae itu tidak paham aturan. Apa mungkin sosialisasi pembangunan hotel hanya di ruangan dia saja dan mengundang beberapa warga,” sorot Ketua FSMPP Kaharudin, Senin (9/5).

Ia pun meminta agar Lurah Sarae banyak belajar, dan membaca kembali buku tentang tupoksi seorang Kepala kelurahan. Karena tugasnya harus bertanggungjawab, dan memfasilitasi setiap masalah yang muncul dan mencari solusi. Bukannya semena – mena dan mengundang segilintir orang yang tidak paham, padahal yang dibahas merupakan kemaslahatan ummat.

Kaharudin dan warga setempat khawatir, jangan sampai keberadaan Hotel tersebut, mendatangkan maksiat. Untuk itu, dirinya meminta kepada DPRD Kota Bima dan juga Kepala Daerah untuk segera bersikap, sebab sedari awal Hotel tersebut ditolak warga.

Sementara itu, Lurah Sarae Iskandar yang dikonfirmasi mengaku pernyataan warga tersebut sah-saja, karena pasti ada perbedaan ditengah masyarakat yang terjadi.

“Pernyataan warga itu sah-saja,” katanya lalu mematikan telepon.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *