Peringati Hari Pahlawan, Qurais: Kita butuh Patriotisme Positif dan Progresif

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memperingati Hari Pahlawan dengan melaksanakan upacara di halaman Kantor Walikota, Kamis (10/11). Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin bertindak selaku inspektur upacara.

Walikota Bima memberi hormat saat upacara Hari Pahlawan. Foto: Hum

Walikota Bima memberi hormat saat upacara Hari Pahlawan. Foto: Hum

Hadir pimpinan dan anggota DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Ketua TP PKK, Ketua Iswara, perwakilan Kodim 1608/Bima, perwakilan Kejaksaan Negeri Bima, perwakilan Pengadilan Negeri Raba – Bima, Danki Brimob, pimpinan BUMN/BUMD, pengawas sekolah, perwakilan organisasi wanita serta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Bima.

Peserta upacara berasal dari unsur pelajar, pemuda, Aparatur Sipil Negara, serta pasukan dari Kompi Brimob, Kompi Senapan A, Kodim 1608/Bima dan Polres Bima Kota.

Walikota saat membacakan amanat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bangsa Indonesia diingatkan bahwa setiap zaman memiliki tantangannya tersendiri. Dan oleh karena itu, setiap zaman harus mengembangkan respon kepahlawanan yang sesuai dengan zamannya.

“Setelah Indonesia merebut kemerdekaan, semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif. Kita butuh patriotisme yang lebih positif dan progresif. Patriotisme progresif harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ujarnya.

Sejalan dengan orientasi Trisakti tersebut, pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden H.M. Jusuf Kalla hadir dengan menawarkan visi transformatif yakni “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong”.

Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut, telah dirumuskan 9 agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut nawa cita. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah, ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi) dan ranah politik.

“Pada ketiga ranah tersebut, pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif, berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” paparnya.

Kata Qurais, Peringatan Hari Pahlawan ini juga dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-52 dan Hari Korpri ke-45. Berkaitan dengan Hari Korpri ke-45, Walikota berharap jajaran Korpri bisa menjadi teladan bagi perubahan yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. Jajaran Korpri hendaknya mampu memahami dan melaksanakan penataan birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, kompeten, dan mampu melayani masyarakat dengan lebih cepat lagi.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke–52 menjadi momentum untuk melakukan refleksi tentang apa yang harus diberikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *