Pemandian Arema Harus Beri Jaminan Keamanan Pengunjung

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, H. Alwi Yasin akan mengevaluasi kegiatan ekskul olahraga berenang yang dilaksanakan oleh beberapa sekolah. Terlebih pada tempat pemandian Arema, karena disana diketahui tidak ada jaminan keamanan dan keselamatan untuk anak – anak yang berenang. (Baca. Belajar Renang Bersama Guru, Bocah ini Tewas Tenggelam)

Kepala Dinas Dikpora H. Alwi Yasin saat diwawancarai sejumlah wartawan. Foto: Eric

Kepala Dinas Dikpora H. Alwi Yasin saat diwawancarai sejumlah wartawan. Foto: Eric

Menurut Alwi, jumlah siswa yang melaksanakan ekskul di pemandian Arema terbilang banyak. Mestinya, harus ada pengamanan ekstra yang diterapkan oleh penyedia sarana tersebut. Agar pengunjung yang terkena musibah bisa langsung diselematkan dan tidak ada pembiaran. (Baca. Begini Cerita Guru Pendamping Siswi Tewas Tenggelam itu..)

Apalagi, sambung Alwi, ia mengetahui jika orang tua yang mengantar anak-anaknya pergi berenang tidak diperkenankan masuk dan mengontrol jika tidak membayar karcis. Jika demikian, maka sarana pemandian itu harus lebih ekstra mengontrol. (Baca. Siswa Tewas Tenggelam, SDN 14 Hentikan Kegiatan Berenang)

“Kalau guru harus bayar karcis lagi untuk sekedar mengontrol anak-anaknya berenang, ya Arema harus bisa menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung, apalagi ini anak kecil,” tegasnya, Kamis (10/11).

Kata Alwi, cukuplah musibah tersebut terjadi sekali ini saja. Karena beberapa masih ada beberapa sekolah yang melaksanakan ekskul berenang menggunakan fasilitas di pemandian Arema. Maka, dirinya meminta kepada Arema untuk menambah penjaga, operator atau memasang CCTV, agar kecelakaan saat mandi terjadi bisa langsung diketahui.

Dirinya juga meminta kepada sekolah untuk mengevaluasi kegiatan tersebut. Apabila tidak banyak manfaatnya, lebih baik dihentikan. Jika masih tetap ingin melaksanakan kegiatan itu, bisa memilih tempat lain, selain Arema. Tempat yang lebih menjamin keselamatan dan keamanan pengunjung.

“Kepada sekolah juga saya minta, membawa siswa ke tempat pemandian, jangan membawa yang tidak bisa berenang,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *