Walikota Bima Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin, Senin (14/11) pagi meninjau sejumlah proyek pembangunan seperti pembangunan Puskesmas Kumbe, jembatan penghubung Oi Mbo – Ntonggu, gedung IKM, Lare-Lare di Gerbang Niu, jalan tembus Pasar Ama Hami – TPI Tanjung, lokal baru Pasar Ama Hami dan jalan baru di wilayah Kelurahan Jatiwangi.

Walikota Bima saat tinjau sejumlah proyek di Kota Bima. Foto: Hum

Walikota Bima saat tinjau sejumlah proyek di Kota Bima. Foto: Hum

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin melalui siaran persnya mengatakan, pada kunjungan itu Walikota Bima didampingi Kepala Dinas Koperindag, jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala UPT Pasar Ama Hami, jajaran Dinas Kesehatan Kota Bima, Camat dan Lurah setempat serta para kontraktor proyek.

Beberapa proyek yang ditinjau sudah berjalan sesuai target atau pentahapan, antara lain pembangunan lare-lare Gerbang Niu yang sudah rampung persen, gedung IKM sudah rampung 90 persen dan jembatan Oi Mbo – Ntonggu sudah 60 persen.

Kata Ryan, saat peninjauan pasar Ama Hami, Walikota juga didampingi Babinsa Chaerul. Walikota mengapreasiasi koordinasi yang terus dilaksanakan oleh Kepala UPT Pasar Ama Hami dengan Babinsa dalam upaya menjaga lingkungan pasar tetap aman dan meminimalisir premanisme.

Dalam peninjauan proyek jalan baru di wilayah perbukitan Kelurahan Jatiwangi, Walikota didampingi Babinsa Sarif Hidayat. Camat Asakota menyampaikan laporan tentang kondisi jalan yang semakin ramai oleh aktivitas pemuda.

“Walikota menghimbau Camat dan Lurah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat untuk menanam pohon di sepanjang jalan baru tersebut,” katanya.

Terhadap proyek pembangunan Pusksesmas Kumbe yang belum memenuhi target waktu pentahapan, Walikota meminta PPK dan kontraktor untuk bekerja maksimal.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *