Upacara HUT ke-58 Provinsi NTB, Sejumlah Prestasi Dipaparkan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 58  Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dirangkaikan dengan Hari Bakti  PU ke-71  dan hari Bela Negara tingkat Kabupaten Bima Sabtu, (17/12) di halaman kantor Bupati Bima. Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri bertindak selaku Inspektur Upacara.

Bupati Bima saat membacakan amanat Gubernur NTB pada Upacara upacara HUT NTB ke-58. Foto: Hum

Bupati yang membacakan sambutan tertulis Gubernur  Provinsi NTB  yang  dalam amanatnya memaparkan sejumlah prestasi yang teah diraih Provinsi NTB baik dalam sektor pertanian, pengentasan kemiskinan, pariwisata, event bertaraf nasional dan kunjungan duta besar negara sahabat.

“Daerah NTB dijuluki sebagai Bumi Gora, karena dengan pola tanam Gogo Rancah, NTB berhasil sebagai salah satu daerah swasembada beras. Keberhasilan tersebut mampu kita pertahankan sampai saat ini, dimana dari produksi beras sebesar 1,3 juta ton pada tahun 2015, bahkan NTB mampu menyangga kebutuhan nasional sebesar 700 ribu ton,” jelasnya.

Menurut Bupati, berbagai kemajuan dan prestasi ini berdampak signifikan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai indikator, antara lain pertumbuhan ekonomi daerah NTB selama tahun 2015 dan sampai pertengah 2016 meraih posisi tertinggi secara nasional.

Demikian halnya inflasi turun pada tahun 2015 sebesar 3,4 persen dari 7,23 persen pada tahun 2014. Pun demikian human development index (IPM) yang pada tahun 2015 meningkat dari tahun 2014 menjadi 65,29 poin.

Kepada aparatur pemerintah dan masyarakat NTB, Bupati Bima yang membacakan rilis amanat Gubernur NTB berharap agar momentum peringatan HUT tahun ini harus dijaga dan terus dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat.

“Saya berpesan kepada seluruh jajaran pemerintahan daerah, dan seluruh komponen masyarakat, agar terus bekerja penuh semangat, mengerahkan kemampuan secara optimal untuk melayani masyarakat dan jauhi sikap-sikap yang merendahkan martabat, junjung tinggi integritas, profesionalisme dan kejujuran,” tutupnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *