Siapapun Memulai Bentrok, 30 Personil Polisi Siap Tembak Ditempat

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bentrok antar warga Desa Risa dan Desa Dadibou kini sudah berhenti. Namun untuk menjaga terjadinya bentrok susulan, Kapolres Bima memerintahkan 30 personil untuk menjaga wilayah bentrok dan menembak siapapun yang masuk diarea persawahan untuk memulai bentrok.

Bentrok warga Risa – Dadibou diarea persawahan. Foto: Deno

Kapolres Bima AKBP. Eka Faturahman mengatakan, hingga saat ini kondisi warga kedua desa relatif aman. Aparat juga disiagakan di dua desa untuk berjaga  – jaga.

Dirinya juga telah memberikan peringatan keras bagi warga yang bertikai tersebut. Apabila bentrok kembali dimulai, maka personilnya akan menembak ditempat.

“Siapapun yang memulai, 30 personil sudah siap untuk menembak ditempat,” tegasnya.

Diakui Kapolres, peringatan itu disampaikan karena warga di dua Desa tidak mengindahkan himbauannya untuk menghentikan bentrok.

“Sudah seringkali kita peringatkan, tapi tetap saja bentrok terjadi. Makanya perintah tembak ditempat kita tempuh,” katanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *