Ketua PK KNPI Wawo Siap Gantikan Dae Ade

Kabupaten Bima, Kahaba.- Suksesi Musda DPD II KNPI Kabupaten Bima April 2017 mendatang diprediksi bakal diramaikan banyak kandidat. Salah satu nama yang menyatakan siap bertarung untuk menggantikan posisi Ferdiansyah Fajar Islam atau Dae Ade sebagai Ketua adalah Adiman Husain.

Ketua PK KNPI Wawo Adiman Husain. Foto: Istimewa

Ketua PK KNPI Wawo ini mengklaim telah mendapat dukungan dari sejumlah OKP dan PK lainnya untuk tiket maju dalam ajang Musda organisasi kepemudaan tersebut.

“Dukungan dari OKP dan beberapa PK saya pastikan sudah ada sebagai modal untuk mencalonkan diri sebagai Ketua KNPI Kabupaten Bima,” ujar Adiman optimis, Rabu (22/3) siang.

Saat ini, Adiman mengaku terus melakukan konsolidasi untuk menggalang dukungan dari OKP dan PK KNPI di kecamatan lainnya. Karena dirinya bukan sekedar maju untuk meramaikan Musda, tetapi bertekad untuk merebut kursi orang nomor satu di KNPI Kabupaten Bima.

“Karena sudah menyatakan diri siap maju, maka target saya tentu ingin menang dalam Musda nanti,” akunya.

Saat ditanya OKP dan PK KNPI mana saja yang sudah siap mendukung, Adiman mengklaim dukungan utama pencalonannya adalah dari OKP yang berbasis NU di Kabupaten Bima. Ditambah beberapa PK KNPI selain Wawo, tetapi belum ingin dibocorkannya.

“Meski belum ada dukungan resmi berupa rekomendasi, tapi saya optimis OKP NU siap mendukung. Dari sini saja, sudah ada modal 8 suara,” tuturnya.

Selain modal dukungan suara, Adiman juga cukup banyak pengalaman di organisasi. Ia pernah menjabat Wakil Ketua PC PMII Bima, Ketua Umum PC PMII Bima, Sekretaris GP Ansor Kabupaten Bima dan kini sebagai Ketua PK KNPI Wawo.

Adiman juga aktif di partai politik sebagai Sekretaris Partai Demokrat Kabupaten Bima dan sekarang mengabdikan diri sebagai tenaga Pendamping Desa (PD) Wawo yang ditugaskan Kementerian Desa.

*Kahaba-03 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *