Bisrun Tuding Ada Provokator Dibalik Aksi Mogok Kerja

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tak menolak minta maaf, Kepala Puskesmas Bolo, Bisrun menuding ada pihak tertentu yang menjadi provokator dibalik aksi mogok kerja perawat sukarela pada Kamis (23/3) lalu. Sebab Bisrun merasa sejak mejabat sebagai kepala puskesmas ada beberapa orang yang tidak suka dan ingin menjatuhkannya.

Kepala Puskesmas Bolo, Bisrun. Foto: Yadien

“Ada provokator dalam aksi yang dilakukan mereka (tenaga sukarela). Tapi mereka tidak sadar sedang dimanfaatkan dan mereka kena getahnya,” tuding Bisrun kepada media ini, Sabtu (25/3) kemarin.

Namun, dirinya enggan membeberkan siapa dalang dibalik aksi mogok kerja yang Ia maksud tersebut. “Nanti juga teman-teman akan tau sendiri. Akan muncul kok nanti,” kata dia di ruang kerjanya.

Bisrun menegaskan tetap akan berpegang pada prinsipnya tidak akan meminta maaf kepada perawat sukarela.Bahkan dirinya lebih memilih tidak menjabat sebagai Kepala Puskemas Bolo dari pada merubah prinsip. “Saya lebih baik tidak jadi seorang kepala dar ipada merubah prinsip saya,” tegasnya.

Bisrun juga menebar ancaman akan mengeluarkan sejumlah perawat sukarela yang berulah. Dari perawat sukarela yang berjumlah 120 orang, Ia tidak akan mengeluarkan semuanya.

“Tidak semuanya akan saya keluarkan. Hanya yang ikut aksi mogok kerja saja. Mungkin 40-an orang yang berada di ruang inap dan IGD,” tuturnya.

*Kahaba-C10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *