Bentuk Karakter Siswa, TK Kusuma Bangsa Gelar Persari dan Parenting

Kota Bima, Kahaba.- Guna membentuk karakter siswa agar disiplin, kreatif dan cinta keluarga, Taman Kanak-kanak (TK) Kusuma Bangsa menggelar program Perkemahan Siaga Sehari (Persari) dan Pendidikan Berawal dari Keluarga (Parenting) di halaman Museum ASI MBojo Bima beberapa hari kemarin. Acara yang dihelat sehari tersebut, berlangsung lancar karena selain siswa, juga turut hadir orang rua murid yang membantu pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan Parenting dan Persari. Foto: Eric

Program Persari dan Parenting dilaksanakan sebagai bentuk bagian dari pendidikan karakter kepada siswa. Untuk menanamkan watak, kepribadian, mental spiritual, fisik, emosional dan sosial. Serta proses pendidikan keluarga, dengan memanfaatkan sumber yang tersedia dalam lingkungan keluarga dan juga masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, serta mengasah kreatifitas siswa,” ujar Kepala TK Kusuma Bangsa Retno Utami.

Dikatakan Retno, saat ini pendidikan yang paling utama untuk anak-anak sebagai generasi bangsa, haruslah melibatkan peran orang tua. Tentunya harus dimulai dari lingkungam keluarga, masyarakat dan juga sekolah sebagai tempat menerima ilmu pendidikan.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, dan itu membutuhkan perhatian dan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan sekolah sebagai perwakilan pemerintah,” akunya.

Untuk itu melalui pelaksanaan kegiatan ini, pihak sekolah ingin mengajak semua lembaga pendidikan. Untuk bersama untuk menjalankan progran pendidikan karakter, melalui kegiatan persari dan parenting berbasis keluarga.

“Melalui program ini, kita dapat memperkuat peran keluarga sebagai wadah pembentukan karakter terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu walimurid Winda Wulandari menuturkan, sangat mengapresiasi keaktifian sekolah dalam menggelar berbagai kegiatan, serta turut menjalin komunikasi dengan orang tua peserta didik.

“Kami sebagai orang tua, ingin tahu perkembangan anak di sekolah. Hal itu bisa kita peroleh saat berdialog dengan guru, serta melalui kegiatan diluar sekolah seperti saat ini. Dengan begitu, kita mengetahui tumbuh kembang anak,” tambahnya.
*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *