Pemkot Bawa Sengketa Wadumbolo Ke Meja Hijau

Kota Bima, Kahaba.– Pengerjaan jalan dua jalur, Oi Ni’u – Ama Hami yang terhambat persoalan lahan pantai Wadumbolo antara pemilik lahan H. Abdara dengan Pemerintah Kota Bima sampai saat ini tidak ada titik temu. Pemkot Bima pun terpaksa menyerahkan masalah tersebut ke meja hijau.

Ilustrasi

Kepada Kahaba, Walikota Bima, H. Qurais H. Abidin mengaku sudah berupaya melakukan pendekatan kepada pemilik lahan. Namun sampai saat ini tidak ada titik temu, begitupun kaitan dengan masalah harga yang dipatok untuk pembebasan lahan yang dimaksud.

Padahal menurut Qurais, pengembangan jalan dua jalur yang kini dilaksanakan pengerjaannya, akhirnya terhambat masalah lahan khusus di sekitar Pantai Wadumbolo. Oleh karena itu pihak pemerintah tidak ingin lagi melakukan pendekatan dengan pemilik lahan dan sekarang sudah menyerahkan masalah tersebut ke ranah hukum untuk ditindaklanjuti.

”Kita sudah serahkan ke pengadilan untuk diselesaikan,” pungkas Qurais ketika ditemui dikantor Walikota, Sabtu (29/9). Lanjutnya, selain mengerahkan pengacara pemerintah juga bakal menggunakan penasehat hukum tambahan yang didatangkan dari Mataram untuk memenangkan masalah tersebut. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *