Fitri Raih Juara Pertama MTQ Tingkat Provinsi NTB

Kota Bima, Kahaba.- Fitri, remaja asal Kota Bima berhasil meraih juara pertama pada MTQ Tingkat Provinsi NTB kategori golongan remaja puteri. Atas prestasi tersebut, Fitri mendapatkan penghargaan dan bonus dana pembinaan, diserahkan oleh Wakil Gubernur Muhammad Amin di dampingi Bupati Bima Hj.Indah Damayanti Puteri.

Fitri bersama orang tuanya saat menerima hadiah juara pertama MTQ Tingkat Provinsi NTB. Foto: Istimewa

“Alhamdulillah, prestasi puteri kedua kami luar biasa. Kami sebagai orang tua sangat bangga sekaligus terharu,” ujar Ibu Fitri, Hj. Suharni Jumat (3/11).

Diakui Suharni, Fitri memang sudah mulai serius ikut perhelatan tahunan syiar Islam sejak berumur 12 tahun. Sehingga mulai saat itu, dirinya beserta suami H. Suaeb, terus melakukan pembinaan dan bimbingan.

Untuk itu, setelah menjadi juara kategori remaja puteri. Fitri akan berkonsentrasi berlatih lagi, mengingat akan mewakili kontingen Provinsi NTB untuk mengikuti ajang MTQ Tingkat Nasional ke-28, di Kota Medan Sumatera Utara tahun 2018 mendatang.

“Kami akan selalu mendukung, dan terus mendampingi Fitri hingga penyelenggaran MTQ Tingkat Nasional,” katanya.

Sementara itu Kabag Kesra Setda Kota H. Abdul Wahid turut mengucapkan selamat atas semua kafilah dari Kota Bima. Atas pencapaian prestasi tersebut, menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mencintai dan membumikan Al Quran.

“Pemerintah Kota Bima mengucapkan selamat kepada semua kafilah, yang telah tampil maksimal hingga meraih tempat ke-3 tingkat Provinsi NTB,” ucapnya.

Kemudian bagi peserta yang belum berhasil, diharapkan tidak cepat berputus asa, karena masih ada waktu untuk belajar dan berlatih lebih tekun serta disiplin.

“Jadikan MTQ ini sebagai upaya memelihara kesucian Al Quran dan mengembangkan syiar Islam,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *