Dianggap Strategis, Pemkot Diminta Kelola Lahan Ini

Kota Bima, Kahaba.- Lahan kosong di kawasan hutan kota sebelah timur Doro Bedi sering menjadi alternatif tempat bersantai dan tongkrongan untuk minum kopi warga. Terutama pada saat akhir pekan, selalu ramai dikunjungi.

Warga saat duduk santai di kawasan hutan kota di Taman Ria. Foto: Bin

Namun salah seorang warga Kota Bima, Wahyu menyayangkan lahan kosong di samping jalan alternatif menuju Lingkungan Bedi ini tak terurus oleh pemerintah daerah.

Setiap hari hanya ada warung mobil bak terbuka milik warga yang menggunakannya untuk jualan di sisi utara. Disampingnya juga ada penjual batu akik. Sisa lahan itu, lebih banyak tumpukan sampah dan ranting pohon.

“Lahan ini sebenarnya strategis, sayang kalau tidak diurus. Mohon pemerintah daerah memperhatikan. Entah dibuatkan taman atau ditata untuk tempat santai dan jualan,” ujarnya di lokasi, Sabtu (25/11) siang.

Hal senada disampaikan Dayat. Ia dengan teman-temannya rutin duduk bersantai walau sekedar minum kopi dan diskusi di kawasan taman kota tersebut. Hanya saja, ia menilai kondisi lahan yang menjadi aset daerah ini tampak sembrawut.

“Kalau dibandingkan dengan taman kota di bagian berhadapan dan disampingnya sangat kontras. Lahan ini malah sering dipakai untuk buang sampah warga,” kata Dayat.

Diharapkannya, Pemerintah Kota Bima bisa menata lokasi tersebut sehingga terlihat asri dan bersih. Lebih bagus lagi kalau dibuatkan taman dan tempat lesehan kopi.

“Kalau memang berat, bisa memanfaatkan pedagang yang berjualan. Biarkan mereka yang menata dan membersihkannya asal tidak di larang jualan,” ujarnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *