Ina Bodi Sembuh, Tangis Haru Sambut Kepulangannya

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jubaidah (56) atau biasa disapa Ina Bodi, warga Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima yang menderita hipertiroid (Gondok) komplikasi kelenjar getah bening, kini telah kembali dan berkumpul bersama keluarga. (Baca. 5 Tahun Sakit dan tidak Punya Uang, Ina Bodi Hanya Berobat Tradisional)

Ina Bodi (Jilbab Putih) foto bersama dengan keluarga saat tiba di rumah. Foto: Dok BCC

Ina Bodi merupakan salah seorang pasien pendampingan kemanusiaan Babuju Care Centre (BCC) sejak awal Oktober yang lalu sudah dinyatakan sembuh dan bisa kembali ke kampung halaman. (Baca. Begini Perkembangan Pengobatan Aisyah dan Ina Bodi)

Pembina BCC Julhaidin menuturkan, BCC mendampingi Ina Bodi sejak awal Oktober lalu. Dari RSUD Bima, Ina Bodi dirujuk ke RS Wangaya Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis yang memadai. Kemudian, dari RS Wangaya, Ina Bodi dirujuk lagi ke RS Sanglah. (Baca. Ina Bodi dan Aisyah Dirujuk ke Denpasar, BCC Lakukan Pendampingan)

“Ina Bodi dioperasi 16 November yang lalu. Kemudian RS Sanglah, Ina Bodi diharuskan untuk Chek up pasca operasi seminggu kemudian. Hanya 3 kali kontrol, pihak RS Sanglah pun menyatakan Ina Bodi telah sembuh dan diperbolehkan untuk pulang,” katanya, Minggu (3/12).

Diakui Rangga Babuju, sapaan akrabnya, Ina Bodi yang didampingi anak perempuan dan menantunya itu pun dipulangkan melalui jalur darat. Karena penerbangan dari dan ke Bali ditutup akibat Erupsi Gunung Agung Bali.

“Ina Bodi tiba di Bima Sabtu pagi (2/12). Dijemput BCC Bima dan diantarkan kembali ke rumahnya di Desa Mpuri kec Madapangga,” tuturnya.

Kata Rangga, tangis haru keluarga menyambut kepulangan Ina Bodi di rumahnya. Banyak anggota keluarga yang tidak mengetahui kepulangan Ina Bodi. Kini, Ina Bodi sudah tersenyum bahagia bisa berkumpul kembali bersama suami, anak-anaknya.

“Pihak keluarga Ina Bodi juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga bagi para donatur yang telah membantu,” ucapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *