Dorong Desa Agar Maju, Dinas BPMDes Gelar Bursa Inovasi Desa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dinas BPMDes Kabupaten Bima menggelar Bursa Inovasi Desa  yang dirangkaikan dengan pameran produk unggulan desa dan UKM, di aula STKIP Taman Siswa Bima, Kamis (28/12). Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua LPMDes se-Kabupaten Bima.

Acara Bursa Inovasi Desa digelar di STKIP Taman Siswa Bima. Foto: Yadien

Kepala Dinas BPMDes Kabupaten Bima Andi Sirajudin menyampaikan, seharusnya kegiatan Bursa Inovasi Desa digelar tiap kecamatan. Namun karena waktu yang singkat, maka kegiatan dilakukan serentak hari ini untuk seluruh desa se-Kabupaten Bima.

“Insya Allah pada tahun 2018 nanti, Bursa Inovasi Desa akan dilaksanakan di tiap-tiap kecamatan,” inginnya.

Kata Andi, kegiatan Bursa Inovasi Desa digelar dengan merujuk pada peraturan Kemendes Nomor 19 Tahun 2017 tentang 4 program ungulan desa yang mesti dimasukkan dalam APBDes tahun 2018. Juga berdasarkan Keputusan Kementrian Desa tahun 2017 tentang pedoman inovasi desa.

Dari Kegiatan tersebut, diharapkan bisa membantu desa dalam menyelesaikan persoalan dalam rangka melaksanakan inovasi desa, agar pemerintah desa dapat berkembang dan maju dengan mandiri.

“Desa juga diharapkan bisa mengadopsi cara-cara inovasi desa dari desa di luar daerah Bima,” sarannya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer dalam sambutanya menyampaikan, program Bursa Inovasi Desa dirancang untuk mendorong dan menfasilitasi penguatan kapasitas desa, yang beroreantasi pada peningkatan produktifitas perdesaan dengan bertumpu pada pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan.

“Peningkatan ini bisa dilakukan baik pada ranah pengembangan usaha masyarakat maupun usaha yang diprakarsai oleh desa, melalui pengembangan BUMDes dan BUMDes bersama serta produk produk unggulan kawasan perdesaan untuk menggerakkan ekonomi desa,” urainya.

Menurut Dahlan, hal mendasar dalam rancangan pembangunan program Bursa Inovasi Desa adalah inovasi atau kebaruan dalam praktek pembangunan dan pertukaran pengetahuan dari hasil kerja desa.

“Jadi pada intinya, program inovasi ini adalah melakukan hal-hal baru untuk memajukan desa,” terangnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *