RSUD Bantah Tudingan Keluarga Korban

Kota Bima, Kahaba.- Kasus meninggalnya Almarhuma Feti Nurisari (18), Istri Rifaid alias Mega yang diindikasi akibat kelalaian pihak RSUD Bima, dibantah keras. Hal ini disampaikan oleh Kepala Humas RSUD Bima, dr. H. Sucipto.

Masyarakat dan keluarga korban yang mengantar jenazah, Almh. Feti Nurisari (18) ke TPU Rabadmpu Barat, Sabtu (6/10/2012). Foto: Cen

Kepada Kahaba, Sucipto yang ditemui di RSUD Bima, Sabtu, 6 Oktober 2012 siang ini, menjelaskan, kondisi pasien saat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dilaporkan bergolongan darah AB. Setelah diperiksa kembali oleh perawat rumah sakit ternyata almarhumah bergolongan darah A. Dokter senior di RSUD ini mengungkapkan, bahwa kasus kematian istri Mega tersebut murni karena kanker yang sudah mencapai stadium empat. Seandainya murni karena anemia biasa, mungkin saja pihak rumah sakit bisa disalahkan karena terlambatnya transfusi darah.

Tapi, kondisi pasien mengalami kanker akut dan potensi hidupnya kecil. “Pasien mengalami kanker stadium empat yang sudah menjalar ke seluruh organ tubuh, seperti paru-paru, ginjal dan perut. Kalaupun asma dan anemia itu otomatis penyakit bawaan kanker akut itu,” jelas Cipto.

Soal setelah empat hari pasien di rumah sakit dan tudingan kelalaian yang disampaikan keluarga korban, hal itu dibantah pula oleh Cipto. “Kalau pasien sudah kanker stadium empat, harapan hidupnya itu kecil. Jangankan kanker stadium empat, yang stadium dua saja, sudah sangat parah,” imbuhnya.

Adanya informasi ‘penyerangan’ keluarga korban, Cipto menjawab agar cara itu tidak dilakukan. Cipto berharap, persoalan ini diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat. “Kalau semua cara dilalui dengan kekerasan, apa gunanya kita berbangsa dan bernegara. Lebih baik semua dibicarakan secara baik-baik,” harapnya.

Lanjut Cipto, pihak polisi sudah mendatangai RSUD Bima. Untuk kasus ini kita akan gelar perkara nantinya.

Jawaban pihak rumah sakit adalah tanggapan dari berita sebelumnya, “keluarga korban menuding pelayanan di RSUD Bima sebagai sebab kematin istri Mega“. [BK/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *