Jelang Penutupan, Tofi-Usman Serahkan Dukungan Perbaikan 14.205

Kota Bima, Kahaba.- 2 jam menjelang penutupan tahapan penyerahan dukungan perbaikan, Sabtu (20/1) sekitar Pukul 22.00  Wita, Taufik-Usman (Tofi-Usman) hadir di Kantor KPU Kota Bima.

Tofi saat menyerahkan dukungan perbaikan di kantor KPU Kota Bima. Foto: Ady

Bakal Pasangan Calon (Paslon) dari jalur perseorangan ini hadir untuk menyerahkan dukungan perbaikannya sebagai syarat pencalonan. Jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan sebanyak 14.205. Jauh melebihi kekurangan yakni 7.926 dukungan.

Ketua KPU Kota Bima Bukhari mengatakan, hari ini merupakan penyerahan terakhir syarat dukungan perbaikan bagi bakal paslon perseorangan atau independen. Sesuai PKPU Nomor 15 Tahun 2017 tentang pencalonan Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota Bima bahwa bakal paslon perseorangan diharuskan menyerahkan dukungan perbaikan sebanyak dua kali lipat dari kekurangan.

Kekurangan bakal paslon Taufik-Usman  sebelumnya adalah 3.963 atau 7.926 dua kali lipatnya. KPU akan menghitung jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan baru dilakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

“Jika saja saat perhitungan kurang dari jumlah, maka akan diberikan waktu untuk memperbaiki sampai pukul 24.00 Wita malam ini,” sebutnya.

Taufik La Tofi dalam penyampaiannya menjelaskan, ia hadir bersama pendampingnunya  H Usman AK bersama tim untuk menyampaikan dukungan perbaikan yang harus dipenuhi yakni sekurang-kurangnya dua kali lipat dari kekurangan 3.963.

“Tapi alhamdulillah yang kami serahkan malam ini jauh melebihi daripada yang dimintakan kepada kami yakni sebanyak 14.205 atau 179 persen,” ujarnya.

Usai menerima dukungan perbaikan dari Tofi-Usman, KPU langsung mulai menghitung kesesuaian jumlah dokumen yang diserahkan dengan disaksikan Panwaslu Kota Bima.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *