Jatah Rastra di Kananga Hanya 2,5 Kg, Padahal Sosialisasi Camat 10 Kg Per KK

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Kananga menerima jatah Beras Sejahtera (Rastra) berbeda seperti yang disosialisasikan oleh Camat Bolo. Warga setempat hanya terima sebanyak 2,5 kg. Padahal, camat sosialisasinya menyampaikan sebanyak 10 Kg masing-masing KK.

Beras Sejahtera. Foto: Yadien

Rohana, warga RT 8 Dusun 4 Desa Kananga Kecamatan Bolo mengaku, beras Rastra tersebut dibagi oleh ketua RT setempat kepada masyarakat. Pembagiannya diminta agar 1 karung beras dibagi 3.  Tanpa menjelaskan beras tersebut adalah beras Rastra.

“Kami kaget, karena belum ada sosialisasi,” katanya, Selasa (20/2).

Rohana mengaku heran, karena pembagian jatah Rastra di desanya berbeda dengan yang disampaikan oleh Camat Bolo. Jatah yang harus mereka terima justru dikurangi.

“Dari 10 Kg per KK, jadi 2,5 Kg per KK,” sebutnya.

Berbeda dengan Rohana, Sri yang juga warga setempat mengaku mendapat jatah beras Rastra sebanyak 3 kg. Dirinya pun berharap kepada Pemerintah Desa Kananga agar memberikan semua hak mereka tanpa dipotong dan dikurangi.

“Pokoknya hak masyarakat disampaikan dengan amanah,” harapnya.

Sementara warga lain yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat melakukan protes kepada kepala dusun 04, namun dijawab oleh Kadus bahwa berasnya memang kurang.

“Kata kadus beras Rastra untuk Desa Kananga hanya 100 karung,” bebernya.

Kepala Desa Kananga Muhammad Nur yang dikonfirmasi membenarkan pengurangan jatah Rastra tersebut. Itu dilakukan agar semua masyarakat mendapatkan secara merata.

“Yang tidak punya nama dalam penerima manfaatpun kami berikan,” katanya.

Kades menambahkan, sebelumnya dia telah melakukan rapat sosialisasi pada hari Selasa (13/2) bahwa Rastra tersebut akan dibagi rata.

“Jumlah beras yang kami terima 1.580 kg,” tambahnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *