Kupu-Kupu Beracun Serang Warga, Pemerintah Diminta Segera Tangani

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kupu-kupu putih penyebar serbuk beracun menyerang permukiman warga Dusun Bontoranu Desa Rada Kecamatan Bolo, terutama pada malam hari. Warga yang terkena serbuk kupu-kupu ini mengakibatkan sekujur tubuh terasa gatal-gatal dan kulit memar.

Kupu-kupu hinggap di dinding dan lampu rumah warga. Foto: Yadien

Juryati, warga Dusun Bontoranu Desa Rada mengatakan, kupu-kuou beracun tersebut muncul dan masuk di pemukiman warga sejak sepekan yang lalu saat petani mulai memanen padi.

“Kupu-kupu jumlahnya ribuan. Muncul di petang hari dan mengikuti sumber cahaya lampu di malam hari,” ujarnya, Rabu (28/3).

Kata dia, warga yang bersentuhan atau berada di bawah kerumunan kupu-kupu putih beracun tersebut akan merasakan kulit gatal-gatal dan memar di sekujur tubuh.

Hal serupa diungkapkan Abubakar, yang juga warga desa yang sama. Menurutnya, kalau menjelang petang kupu-kupu yang menyebabkan gatal-gatal tersebut akan masuk ke pemukiman warga, hinggap di dinding-dinding dan atap rumah.

“Terutama di daerah yang ada cahayanya,” katanya.

Ia pun melakukan upaya pembasmian dengan menggunakan obat semprot nyamuk dan serangga. Tapi tetap saja tidak bisa hilang.

“Hanya sedikit yang mati, lalu datang kerumunan yang lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada pemerintrah terutama kepada Puskesmas Bolo agar segera turun dan menangani masalah tersebut sebelum semua warga terjangkit penyakit gatal-gatal.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *