Siswa SMPN 1 Raih Emas O2SN Tingkat Provinsi NTB

Kota Bima, Kahaba.- Alfian siswa kelas VIII asal SMPN 1 Kota Bima, biki bangga sekolah. Bagaimana tidak, Alfian berhasil menyabet emas pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi NTB, yang digelar mulai Rabu hingga Jumat (12-14/9) di GOR Turide Mataram.

Alfian Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Dinas Dikbud Kota Bima Ahmad Yani. Foto: Ist

Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Dinas Dikbud Kota Bima Ahmad Yani mengatakan, Alfian merupakan atlet cabang atletik yang menjuarai 3 cabang matalomba sekaligus, yakni cabang lari 60 meter, lompat jauh serta tolak peluru.

“Alfian meraih poin tertinggi dari rekan-rekannya, dia berhak mendulang medali emas. Sehingga secara langsung mewakili NTB pada ajang yang sama tingkat Nasional di Yogyakarta pekan depan,” ujarnya, Sabtu (15/9).

Yani menuturkan, atas torehan prestasi yang membanggakan tersebut. Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Dikbud merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada siswa yang mengharumkan nama Kota Bima ke tingkat Nasional.

“Semoga apa yang diraih Alfian bisa mendorong dan memotivasi siswa lain untuk meningkatkan potensi. Agar bisa menjadi atlet yang berprestasi,” harapnya.

Ia menjelaskan, lomba O2SN tingkat Nasional tinggal menghitung hari. Mulai besok Alfian sudah mulai berlatih kembali dan akan mengikuti serangkaian kegiatan di Training Center (TC), agar persiapannya maksimal dan bisa meraih kembali medali.

“Kami hanya target meraih medali di 3 besar saja sudah cukup, karena persaingan tingkat nasional sangat ketat. Untuk itu mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Bima, agar Alfian bisa meraih hasil maksimal,” inginnya.

Sementara itu Kepala SMPN 1 Kota Bima Hj Nurmah merasa bangga sekaligus terharu atas prestasi yang diraih oleh siswanya.

“Semoga dalam ajang lomba tingkat nasional, Alfian bisa meraih emas,” harapnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *